riau24

Terungkap Belakangan, Istri Mantan Dirut Garuda Juga Ikut Dalam Pesawat yang Bawa Harley Davidson dan Sepeda Brompton

Minggu, 08 Desember 2019 | 20:48 WIB
Sepeda motor Harley Davidson yang disita dari Kementerian Keuangan. Foto: int Sepeda motor Harley Davidson yang disita dari Kementerian Keuangan. Foto: int

RIAU24.COM -  Sosok mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara, masih menjadi sorotan terkait dugaan penyeludupan penyeludupan motor Harley Davidson dan sepeda merek Brompton, beberapa waktu lalu.
       
Belakangan terungkap, sang istri yakni I Gusti Ayu Dyana Dewi, juga ikut dalam penerbangan perdana pesawat baru milik Garuda Indonesia, Airbus A330-900, dari Toulouse, Prancis ke Jakarta, 17 November 2019 lalu.

Baca Juga: Soal Harus Masiku, Demokrat Nilai Menkumham Yasonna Laoly Layak Diberhentikan: Telak Salahnya

Dilansir viva, Minggu 8 Desember 2019, keberadaan nama I Gusti Ayu dalam manifes penerbangan pesawat tersebut, sempat membuat bingung para awak kabin. 
Seperti dituturkan Ketua Umum Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia atau IKAGI, Zaenal Muttaqin, kehadiran istri dalam penerbangan perdana pesawat baru, sebelumnya tak pernah terjadi.

"Setahu kami, kalau pengambilan pesawat terbang itu, hanya mengikutsertakan air crew dan teknisi saja. Tidak sampai mengikutsertakan para istri direksi," ujarnya, belum lama ini.

Baca Juga: Ahmad Dhani Unggah Foto Bersama Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Netizen: Trio Maut

Para awak kabin mengaku tidak terlalu mengenal dekat sosok I Gusti Ayu. Meski pun yang bersangkutan sebenarnya sering hadir dalam acara-acara sosial Garuda Indonesia. Seperti saat memberikan bantuan korban bencana alam gempa bumi di Palu, Donggala, maupun Sigi, Sulawesi Tengah.

Ketika itu, ibu-ibu yang tergabung dalam Ikatan Istri Karyawan Garuda Indonesia Group (IIKGA) mengumpulkan dana hingga Rp400 juta yang digunakan untuk pembuatan masjid integrated community shelter serta bantuan perlengkapannya.

Hal yang sama juga dilontarkan Sekretaris Jenderal IKAGI, Jacqueline Tuwanakotta. "Sampai saat ini kami sebagai karyawan jarang bertemu dengan beliau," ujarnya, Minggu 8 Desember 2019. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...