riau24

Desa Kualu Nenas jadi Pilot Project Desa Keuangan Syariah di Riau

Kamis, 19 Desember 2019 | 10:50 WIB
Kepala OJK Riau, Yusri saat mendampingi Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menandatangani prasasti launching desa perekonomian syariah di Desa Kualu Nenas, Kampar Kepala OJK Riau, Yusri saat mendampingi Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menandatangani prasasti launching desa perekonomian syariah di Desa Kualu Nenas, Kampar

RIAU24.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau bersama Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), Pemprov Riau, Pemkab Kampar maupun Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, melakukan Launching Desa Keuangan Syariah di Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Kepala OJK Riau, Yusri mengatakan kegiatan tersebut diinisiasi UIN Suska Riau, perbankan di Riau, OJK, BI dan dukungan pihak terkait. Dia mengatakan, dipilihnya Desa Kualu Nenas sebagai desa pilot project karena didasari oleh potensi Kualu Nenas yang sangat baik, terutama didukung oleh pengembangan bibit nenas.

"Seluruh nenas di Riau ini bibitnya di Kualu Nenas. Tentu ini menjadi potensi ekonomi baru bagi Riau tentunya," kata Yusri, Kamis, 19 Desember 2019.
Baca Juga: Cegah Covid-19, Babinsa Koramil 05/Kampar Kiri Dampingi Petugas Kesehatan Lakukan Rapid Test

Dia menambahkan, kegiatan ini merupakan awal dari pengembangan ekonomi syariah di Riau. Nantinya ada pencanangan riau sebagai zona ekonomi syariah.

"Apalagi dengan tumbuhnya ekonomi masyarakat desa, akan dapat berkembang dan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi Riau ke depannya," ujarnya.

Dia berharap, dengan launching ini bisa mentransfermasi desa tersebut dapat hijrah dari konvensional dan memanfaatkan lembaga keuangan syariah untuk aktifitas masyarakat sehari-hari.

"Launching ini tidak terbatas di Desa Kualu Nenas saja, tapi akan berkembang kepada desa di sekitar kecamatan Tambang. Dan berkembang kepada kecamatan lain di kabupaten Kampar," ujarnya.
Baca Juga: Bupati Klaim Angka Stunting di Kampar Menurun

Dikesempatan yang sama, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menyampaikan sejalan visi gubernur Riau. Kata dia, dengan adanya kegiatan ini upaya mendukung destinasi wisata halal di Riau.

"Kegiatan ini penting karena mendapatkan informasi terkait perekonomian syariah. Selama ini, perekonomian syariah banyak memberikan manfaat, bahkan dalam pembangunan di Riau, terutama ekonomi kerakyatan yang menyentuh langsung le masyarakat," tuturnya.

Acara tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat bibit nenas Suska Kualu dari Menteri Pertanian yang diwakili Rektor UIN kepada Bupati Kampar, penyerahan simbolis buku rekening dan pemblayaan syariah oleh Wagub Edy Natar.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...