riau24

Laporkan! Disperindag Pekanbaru Bakal Tindak Pangkalan Nakal

Kamis, 09 Januari 2020 | 14:37 WIB
Ikistrasi gas Elpiji 3 kg. (Int) Ikistrasi gas Elpiji 3 kg. (Int)

RIAU24.COM - PEKANBARU - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru bakal melakukan tindakan tegas terhadap pangkalan gas elpiji 3kilogram nakal. 

Hal itu dikatakan Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, saat dikonfirmasi adanya indikasi salah satu pangkalan yang menjual gas elpiji 3kilogram melebihi harga eceran tertinggi (HET). 

Baca Juga: Jalan Soebrantas Bakal Bebas dari Kendaraan Tonase Besar, Ini Penjelasan Dishub Pekanbaru

"Kalau terbukti akan kita tindak. Karena elpiji 3 kilogram itu merupakan subsidi dari pemerintah," kata Ingot, Kamis (9/1/2020)

Dijelaskan Ingot, masyarakat dapat mengadukan langsung ke pihaknya jika memang ditemukan pangkalan yang nakal. Namun, saat membuat laporan masyarakat harus melampirkan bukti atau dokumentasi pelanggaran yang dilakukan. 

"Kalau bisa dibawa juga bukti dokumennya, seperti rekaman atau foto," jelas Ingot. 

Baca Juga: Selamat, Kawasan Industri Tenayan Raya Masuk Dalam RPJMN

Apabila terbukti pangkalan tersebut melakukan pelanggaran, maka sanksi dapat berupa teguran hingga pencabutan izin. 

Menurutnya, pangkalan harus menyalurkan gas bersubsidi itu ke sasaran yang tepat. Sebab elpiji 3kilogram diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu. Selain itu pangkalan tidak boleh menjual melebihi dari HET. 

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, yang tinggal di Jalan Garuda RT 01 RW 06, Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung sekaki mengatakan, pangkalan menjual dari HET, dan orang yang tinggal di luar daerah itu dapat membeli dengan harga Rp20ribu. 

"Alasan nya kalau untuk warga tempatan selalu habis. Tapi kalau orang yang dari luar, kecamatan lain dijual Rp20ribu," katanya. (R24/put)

PenulisR24/put



Loading...

Terpopuler

Loading...