riau24

Baru Menikah Selama Enam Bulan, Dokter Cantik Ini Nekat Bunuh Diri Dengan Cara Tragis, Ini Penyebabnya

Kamis, 09 Januari 2020 | 16:03 WIB
Baru Menikah Selama Enam Bulan, Dokter Cantik Ini Nekat Bunuh Diri Dengan Cara Tragis, Ini Penyebabnya Baru Menikah Selama Enam Bulan, Dokter Cantik Ini Nekat Bunuh Diri Dengan Cara Tragis, Ini Penyebabnya

RIAU24.COM -   Seorang wanita berusia 31 tahun melakukan bunuh diri setelah dia mengetahui bahwa suami barunya adalah homoseksual.

Menurut Oriental Daily, wanita asal Chongqing, China adalah seorang dokter yang selalu menjadi kebanggaan orang tuanya. Setelah dia lulus, dia bertemu dengan seorang pria dan mereka berdua langsung jatuh cinta. Mereka menikah lima bulan kemudian.

Awalnya, pasangan itu saling mencintai satu sama lain, tetapi tidak butuh waktu lama sebelum pria itu meminta istrinya untuk tidur di tempat tidur terpisah. Sedikit bingung dengan permintaan suaminya, wanita itu mulai berpikir bahwa dia tidak cukup melakukan pelayanan seks untuk suaminya.

Dia kemudia membuka Internet untuk bantuan, di mana beberapa netizen mengatakan kepadanya bahwa suaminya mungkin gay.

Baca Juga: Miris, Mantan Petinju Nasional Ini Diciduk Polisi Gara-gara Jambret Ponsel Mahasiswa

Wanita itu kemudian mulai menanyai suaminya tentang orientasi seksualnya dan setelah upaya berulang kali, dia akhirnya mengatakan bahwa dia biseksual. Pada saat itu, pria itu menangis dan berkata bahwa dia menikahinya karena dia mencintainya dan meminta pengampunan.

Wanita itu memaafkan suaminya ketika dia melihat betapa sedihnya dia.

Namun, wanita itu tidak pernah berharap bahwa dia akan melihat pesan dari pria lain di ponsel suaminya. Dia berhadapan dengannya lagi dan dia akhirnya mengakui bahwa dia, sebenarnya, gay. Wanita yang patah hati itu kemudian memutuskan untuk menceraikannya malam itu, tetapi sebelum hari itu berakhir, dia melompat dari gedung dan mati.

Baca Juga: Sempat Dikira Genderuwo, Ternyata Maling Ini Sengaja Lumuri Tubuhnya dengan Oli agar Tak Ketahuan

Orang tua dari wanita itu percaya bahwa kematian putri mereka sebagian besar terkait dengan menantu mereka karena wanita itu memanggil mereka dengan mengatakan bahwa suaminya hanya menyukai pria. Orang tuanya kemudian memutuskan untuk menuntut menantu mereka karena kematian putri mereka.

Pengacara mengatakan bahwa wanita itu adalah anak tunggal, berusia 31 tahun pada saat kecelakaan dan menikah hanya enam bulan.

Dia juga mengatakan bahwa suaminya telah menyembunyikan fakta bahwa dia gay, menipu istrinya selama pernikahan dan menyebabkan konflik yang intens di antara mereka berdua yang mengarah pada keputusan wanita untuk bunuh diri.

Pengacara kemudian meminta ke pengadilan agar pria itu diberikan denda 630.000 yuan (RM 371.000) sebagai kompensasi atas kematian wanita itu. Namun pengadilan menolak gugatan orang tua pada akhirnya.

 

 

R24/DEV

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...