riau24

Dianggap Lembek Hadapi China, PA 212 Minta Prabowo Dicopot, Eh Dijawab Begini

Kamis, 09 Januari 2020 | 20:54 WIB
Prabowo Subianto, Menteri Perahanan RI (int) Prabowo Subianto, Menteri Perahanan RI (int)

RIAU24.COM -  JAKARTA - Sikap ‘lembek’ yang ditunjukkan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto terhadap polemik Natuna, membuat PA 212 gerah. Untuk itu, PA 212 mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot jabatan yang diembannya.

Baca Juga: Setelah Ditolak di Bukittinggi dan Tanah Datar, Turis Asal China Asyik Main Air di Pantai Mandeh

Mendengar desakan itu, Prabowo pun menanggapinya dengan enteng. “Oh begitu,” ucapnya singkat di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (9/1/2020) melansir dari republika.co.id.

Ia pun bertanya siapa yang mendesak Presiden Jokowi untuk memecatnya. Setelah mengetahui desakan tersebut berasal dari Ketua Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis, Prabowo mempersilakan siapapun untuk berpendapat.

“Oh ya, siapa? Boleh saja. Silahkan saja bicara kita kan negara demokrasi orang boleh bicara apa saja,” kata dia.

Baca Juga: Ulangi Kasus Keraton Agung Sejagat, Perdana Menteri dan Ratu Sunda Empire Juga Ditetapkan Jadi Tersangka

Prabowo juga menanggapi enteng terkait tudingan sikapnya yang tak tegas terhadap hak berdaulat Indonesia di Laut Natuna. “Nggak apa apa,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Ketua PA Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis menyebut Prabowo tak memiliki kebijakan yang sejalan dengan Presiden Jokowi terkait konflik di Laut Natuna. Karena itu, ia meminta Presiden agar mencopot jabatan Prabowo.

Prabowo sendiri sebelumnya sempat mengatakan akan menyelesaikan dengan baik masalah di Laut Natuna. “Saya kira ada solusi baik. Kita selesaikan dengan baik ya, bagaimanapun Cina negara sahabat,” kata Prabowo beberapa waktu lalu. (R24/put)

PenulisR24/put



Loading...
Loading...