riau24

Parlemen Amerika Halangi Upaya Presiden Donald Trump Perang Dengan Iran

Jumat, 10 Januari 2020 | 14:50 WIB
Parlemen Amerika Serikat akan menghalangi Donald Trump melakukan perang dengan Iran (foto/int) Parlemen Amerika Serikat akan menghalangi Donald Trump melakukan perang dengan Iran (foto/int)

RIAU24.COM - Jumat 10 Januari 2020, Partai Demokrat yang menguasai Dewan Perwakilan Rakyat atau House Amerika Serikat (AS) menyetujui resolusi untuk menghalangi pemerintahan Presiden Donald Trump melakukan perang dengan Iran. Resolusi itu mendapat dukungan 224-194 suara dari parlemen Amerika.

Baca Juga: Begini Cerita WNI yang Terjebak di Wuhan: Tak Menakutkan Seperti yang Dibayangkan



Seperti dilansir dari Okezone, nanti hasil resolusi bakal disampaikan ke tingkat Senat yang dikuasai Republik. Sebagai informasi Partai Republik menduduki 53 dari 100 kursi Senat.

Namun, sedikitnya dua senator Republik telah menyatakan dukungan bagi resolusi soal wewenang perang itu. Jika disahkan di DPR dan Senat, maka resolusi itu tidak memerlukan tanda tangan Trump untuk segera dilaksanakan.

Baca Juga: Menakjubkan, Wanita Australia Berusia 70 Tahun Ini Terlihat Seperti Remaja, Ini Rahasia Kecantikannya...

Upaya resolusi itu mengarahkan Presiden Amerika Serikat untuk menghentikan penggunaan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat terhadap Iran kecuali diberikan izin parlemen.

Seperti diketahui konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran meningkat setelah serangan pesawat tanpak awak Amerika. Serangan Amerika itu telah menewaskan Komandan Pasukan Khusus Iran, Qassem Soleimani.

Iran kemudian memberi perlawanan dengan menembakkan rudal ke pangkalan-pangkalan milik Amerika Serikat di Irak. Hanya saja serangan itu diklaim tidak melukai siapa pun.

Nancy Pelosi, pemimpin Partai Demokrat, sekaligus Ketua DPR AS, menyebut bahwa dia tidak percaya Trump telah membuat AS lebih aman memerintahkan untuk Qassem Soleimani.

Trump, yang didukung Partai Republik mencuit dengan harapan, "Semua anggota Partai Republik bisa memberikan suara melawan Resolusi Kekuatan Perang Gila Nancy Pelosi".

Presiden Donald Trump juga membuat klaim mengenai informasi baru dari intelijen di balik serangan udara itu. Donald Trump bilang ke awak media di Gedung Putih bahwa Iran berencana meledakkan kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Irak. (Riki)

PenulisR24/riki



Loading...

Terpopuler

Loading...