riau24

Ditanya Soal Bakal Maju di Pilgub Jakarta, ini Jawaban Tri Rismaharini

Minggu, 12 Januari 2020 | 12:49 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini

RIAU24.COM - Nama Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini belakangan ini banyak digadang-gadangkan untuk maju pada pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Melansir dari laman Bisnis.com, Ahad 12 Januari 2020, Risma mengatakan jika belakangan ini kerap ditanyai oleh berbagai orang terkait dengan langkah selanjutnya setelah sebagai Wali Kota Surabaya selama dua periode. Dia pun memilih untuk menyerahkannya kepada takdir dari Yang Maha Kuasa.

"Nanti itu. Tuhan akan mengatur jalan hidup saya. Semua saya serahkan kepada Tuhan. Karena saya sampaikan, saya tidak mau kemudian, saya punya nafsu, mohon maaf di dalamnya ada nafsu kekuasaan. Itu yang saya tidak mau karena itu berat. Makanya, saya enggak mau mikir siapa pun yang minta saya," kata dia.
Baca Juga: Ade Hartati Sebut Ada 5 Mahasiswa dan 1 Pelajar Riau Berada di Wuhan

Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan itu menambahkan jika dia tidak pernah berpikir tentang peluang jabatan karena setiap jabatan selalu mengandung risiko yang sangat berat. Seorang pemegang jabatan harus mampu berlaku adil dan amanah.

"Ya, saya terus terang enggak pernah berpikir peluang untuk jabatan karena bagi saya itu pantang meminta jabatan karena di jabatan itu selalu terkandung risiko. Saya harus adil, amanah, fatanah, dan sebagainya. Jadi, itu berat karena itu saya enggak pernah membayangkan," jelas Risma menegaskan.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengapresiasi sejumlah kepala daerah yang telah berbakti kepada daerahnya. Salah satu kepala daerah dari PDIP yang dipuji Megawati adalah Risma. Risma sendiri bersyukur mendapat pujian dari Megawati.
Baca Juga: Tegas, Begini Sikap Bersama FPI, GNPF Ulama dan PA 212, Menyoroti Kasus Dugaan Suap PAW PDIP

"Saya bersyukur Ibu memuji, artinya sudah menerima apa yang coba saya kerjakan di Surabaya," kata Risma.

Dia sendiri juga enggan buru-buru berpikir jika pujian Megawati itu adalah sinyal kepada dirinya untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta berikutnya, atau jabatan lain seperti menjadi anggota kabinet.

Risma memilih mengerjakan tugasnya di partai sekaligus menuntaskan jabatannya hingga 2020.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...