riau24

Dicari-cari KPK, Ternyata Politikus PDIP Tersangka Suap Ada di Luar Negeri

Senin, 13 Januari 2020 | 13:25 WIB
Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang diamankan KPK dalam kasus dugaan suap PAW. Sejauh ini, tersangka lain dalam kasus ini yakni politikus PDIP Harun Masiku diketahui masih berada di luar negeri. Foto: int Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang diamankan KPK dalam kasus dugaan suap PAW. Sejauh ini, tersangka lain dalam kasus ini yakni politikus PDIP Harun Masiku diketahui masih berada di luar negeri. Foto: int

RIAU24.COM -  Hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mencari keberadaan tersangka kasus suap PAW di Partai PDIP, Harun Masiku. Informasi terbaru menyebutkan, Harun yang juga politisi PDIP itu ternyata sedang berada di luar negeri. 

"Info yang kami terima malah memang sejak sebelum adanya tangkap tangan, yang bersangkutan memang sedang di luar negeri," ungkap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Senin 13 Januari 2020.

Baca Juga: Mabuk Tuak, Tiga Pemuda Perkosa Siswi SMP di Kandang Ayam

Karena itu, tambahnya, pihak KPK pun menjalin koordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi supaya bisa melacak dan membawa pulang yang bersangkutan kembali ke Tanah Air. 

"Siang ini kami koordinasi (dengan) Menkum HAM untuk itu," tambahnya, dilansir detik.

Di sisi lain, KPK tetap berharap Harun kooperatif menyerahkan diri. Bila Harun bertindak sebaliknya, ia menegaskan KPK juga tidak akan tinggal diam untuk tetap mencari Harun.

Baca Juga: Dilapor ke KPK, ICW dan KMS Beberkan Deretan 'Dosa' Menteri Yasonna yang Berujung Tuntutan Pemecatan

Seperti diketahui, Harun merupakan tersangka pemberi suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Pemberian suap itu diduga berkaitan dengan kepentingan Harun dalam pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari PDIP yang meninggal dunia yaitu Nazarudin Kiemas.

Kasus yang menjerat Harun itu berawal dari OTT pada Rabu, 8 Januari 2020. KPK menjerat Wahyu Setiawan sebagai komisioner KPU.  Selain Wahyu, ada tiga tersangka lain yang ditetapkan, yaitu Agustiani Tio Fridelina, yang diketahui sebagai mantan anggota Badan Pengawas Pemilu, berperan menjadi orang kepercayaan Wahyu. Sedangkan Saeful, yang hanya disebut KPK sebagai swasta, dijerat sebagai pemberi suap bersama-sama dengan Harun Masiku. ***

PenulisR24/wan



Loading...

Terpopuler

Loading...