riau24

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Sebaiknya Datangi KPK

Senin, 13 Januari 2020 | 22:16 WIB
Sekjen PDI-Perjuangan Hasto (foto/int) Sekjen PDI-Perjuangan Hasto (foto/int)

RIAU24.COM - JAKARTA- Sekjen Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto diharapkan untuk datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu bila ingin mengakhir polemik apakah ia terlibat atau tidak dalam kasus dugaan suap Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI.

Sebagaimana, KPK menetapkan  Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina, Saeful, dan Harun Masiku.

Baca Juga: Gara-gara Harun Masiku, Ronny Sompie Dicopot, Politisi Demokrat: Yang Seharusnya Dicopot itu Yasonna Laoly



Beredar kabar bahwa ada orang berinsial S dan D yang merupakan staf dari Hasto. "Buktikan saja bila dirinya tidak terlibat dan Hasto datang saja memenuhi panggilan KPK jika diperlukan keterangannya. Bahkan saran saya, tak perlu menunggu panggilan KPK, Hasto datangi saja KPK untuk memberikan keterangan," ujar Pengiat Media Sosial Darmansyah seperti dikutip dari pers rilisnya, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Bagi Darmansyah, dengan kehadiran Hasto ke KPK maka akan sedikit mengurangi kecurigaan publik adanya deal-dealan dalam penanganan perkara ini.

"Biar dilihat publik bahwa Hasto memang tidak terlibat seperti pengakuan Saeful Bahri," katanya.

Baca Juga: Ade Hartati Sebut Ada 5 Mahasiswa dan 1 Pelajar Riau Berada di Wuhan

Darmansyah menilai, memang dalam kasus ini mau tidak mau akan menyeret nama Hasto. Apalagi di publik sudah beredar informasi jika dua staf Hasto diamankan KPK.

"Spekulasi lain yang berkembang di publik mengatakan, ada skenario untuk menyelamatkan Hasto dari persoalan ini dengan memberikan tugas baru kepada Hasto, antara lain disebut-sebut sebagai duta besar," jelasnya. (R24/Bisma)

PenulisR24/bis



Loading...
Loading...