riau24

Jubir PA 212 Sebut Massa Kontra Anies Baswedan Bukan Warga Jakarta, Singgung Abu Janda dan Dewi Tanjung

Rabu, 15 Januari 2020 | 09:06 WIB
Massa kontra Anies Baswedan demo di Balai Kota Massa kontra Anies Baswedan demo di Balai Kota

RIAU24.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di demo oleh kelompok massa yang mengatasnamakan Jakarta Bergerak Rakyat Bersatu. Demo itu dilakukan oleh politisi PDIP Dewi Tanjung dan Permadi Arya alias Abu Janda.

Seperti dilansir dari Tempo.co, Rabu, 15 Januari 2020, juru bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin, merasa janggal dengan massa yang menuntun Anies Baswedan turun dari jabatan Gubernur DKI Jakarta.

Dia menilai sebagian penggeraknya seperti Permadi Arya atau Abu Janda dan Dewi Tanjung bukan merupakan warga DKI Jakarta.

"Justru mereka salah tempat . Kan yang gugat orang-orang dari luar daerah. Abu Janda dari mana itu? Kemudian Dewi Tanjung dari mana tinggalnya?" Kata Novel.
Baca Juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani Sowan ke PBNU, Netizen Sindir Said Aqil: Jangan Ngoceh Lagi Ya

"Salah tempat mereka. Kami warga Jakarta, Betawi semuanya siap mendukung dan mengawal Anies," lanjutnya.

Dikatakan Novel, dampak banjir terbesar pada awal tahun kemarin justru bukan terjadi di ibu kota, melainkan di Jawa Barat dan Banten. Namun, massa yang kontra terhadap Anies malah terus menggugat dan mempolitisasi banjir di Jakarta, untuk menggemboskan gubernur. "Kami akan kawal dan jaga Pak Anies," ujar Novel.

Novel juga menilai unjuk rasa tersebut salah alamat. Katanya, unjuk rasa penanggulangan banjir seharusnya di lakukan di Istana Negara. Menurut dia, Presiden Jokowi lebih bertanggung jawab menanggulangi banjir Jakarta.

"Presiden Jokowi sudah tujuh tahun (janji tanggulangi banjir). Anies baru dua tahun," kata Novel.
Baca Juga: Edy Rahmayadi Salami Ulama Tasawuf Karismatik Dari Aceh, Netizen: Memuliakan Tamu

Novel menuturkan masih menghormati Presiden Jokowi yang sebenarnya lebih bertanggungjawab dalam menanggulangi banjir di ibu kota. Hingga saat ini, PA 212 belum mau menggugat Jokowi karena banjir yang masih terjadi di ibu kota.

Selain itu, kata Novel, PA 212 juga belum mau menggugat Gubernur Jawa Barat dan Banten, karena dampak banjir terbesar terhadap warga terjadi di kedua wilayah itu. PA 212, kata Novel, justru masih berfokus pada pemberian bantuan kepada para korban bencana, khususnya di Lebak, Banten; dan Jasinga, Bogor, Jawa Barat.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...