riau24

Hari ini, 5.000 Driver Ojol Bakal Serbu Kemenhub dan Istana

Rabu, 15 Januari 2020 | 11:59 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Hari ini, sekitar 5000an driver ojek online alias ojol akan melakukan aksi di kantor Kementerian Perhubungan hingga Istana Negara.

"Hari ini, siang ini kami ojek online akan melakukan aksi, estimasi kita ada 5 ribu orang. Pukul 12.00 WIB nanti kita kumpul di IRTI Monas. Jam 13.00 WIB kita longmarch ke Kemenhub lalu ke Istana," Ketua Presidium Gabungan Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono dilansir dari Detik.com, Rabu, 15 Januari 2020.

Tak cuma ribuan, kata Igun, akan ada banyak perwakilan driver dari daerah yang ikut serta dalam aksi hari ini. Paling jauh datang dari Palu, Sulawesi Tenggara.
Baca Juga: Agung Laksono Dijadwalkan Buka Musda III PDK Kosgoro 1957 Riau di Hotel Adrya Duta

"Kita bakal ada dari seluruh daerah, ada dari Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali. Paling jauh Sulawesi Tenggara, ada dari Palu," lanjut Igun.

Dalam aksi tersebut para driver menuntut Kemenhub untuk melakukan evaluasi tarif ojek online. Dia juga mengatakan para driver di daerah meminta agar tarif diatur oleh pemerintah provinsi.

"Kita mau ke Kemenhub dan Istana. Kemenhub kita mau tuntut evaluasi tarif. Teman-teman daerah minta untuk tarif diatur sama provinsi selama ini kan zonasi dari Kemenhub," terang Igun.
Baca Juga: Sah! Muhammadiyah Fatwakan Vape Haram, Berikut Penjelasannya

Nantinya, para driver akan bertolak melakukan aksi di depan Istana Negara. Mereka meminta agar ojek online memiliki legalitas payung hukum.

"Kemudian kita akan ke Istana kita mau minta legalitas payung hukum bagi ojek online. Revisi UU 22, pemerintah mendorong legislatif untuk melegalkan ojek online jadi angkutan umum," demikian Igun.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...