riau24

Bikin Kaget, Ashanty Kembali Disebut Terkena Santet, yang Kirim Ternyata Rekan Sesama Artis

Rabu, 15 Januari 2020 | 13:54 WIB
Ashanty Ashanty

RIAU24.COM -  Ashanty sempat membuah heboh publik di Tanah Air beberapa waktu lalu. Hal itu setelah ia didiagnosa mengidap penyakit autoimun, yang menimbulkan bentol-bentol di sekujur tubuhnya. Beberapa pihak menduga, apa yang dialami istri Anang Hermansyah itu, akibat gangguan hal gaib alias santet. 

Meski sudah diklarifikasi langsung oleh Ashanty, namun isu yang sama kembali naik ke permukaan baru-baru ini. Bahkan yang lebih membuat kaget, santet itu kabarnya dikirim sesama rekan artis. 

Hal itu setelah Ashanty diidentifikasi seorang paranormal bernama Panglima Langit dan artis Ratna Listy . Proses identifikasi itu kemudian diunggah lewat video The Hermansyah A6, Minggu 12 Januari 2020. Hingga kini, video tersebut telah terdaftar dalam Trending di YouTube.

Baca Juga: Cantik dan Mempesona Gadis Bugis Anggota TNI AL Ini, Netizen: Manis Senyumnya

Dilansir viva, pada awal rekaman, tampak pria berbusana hitam itu mengatakan Ashanty positif terkena santet. Lebih lanjut, Panglima Langit melihat ada sosok nenek yang sangat tua dan jelek menempel pada tubuh Ashanty. Akibatnya, Ashanty terkena penyakit yang sangat membahayakan tubuhnya.

“Menurut saya ada gangguan non medis, memang kalau kata saya positif gangguan santet. Dan yang saya lihat sendiri memang ada seperti sosok yang nenek-nenek tua banget dan mukanya jelek banget dan itu biasanya melibatkan penyakit alergi seperti kembung, muntah-muntah, bahkan dibawa berobat kemana-kemana juga gak ada efek ke tubuh,” ujarnya. 

Panglima Langit kemudian menghadirkan seorang wanita berhijab sebagai perantara nenek-nenek yang dimaksud. Dengan berbagai cara, Panglima berhasil memasuki sosok yang menempel di tubuh Ashanty lewat wanita hijab pink itu. 

Ketika ditanya, sosok nenek itu mengaku bernama Surti berasal dari Jawa Timur berusia 182 tahun. Ia mengaku disuruh untuk memasuki ulu hati, lambung, perut dan darah Ashanty, agar ia selalu merasa kesakitan.

“Aku nenek Surti, iya (ngikutin Ashanty). Aku asalnya dari Jawa Timur, umurku 182 (tahun). Aku disuruh menghancurkan dia biar dia tidak bisa apa-apa dan lama-lama sakit. Aku hanya disuruh, kadang aku berdiam di ulu hati dia. Supaya dia sakit, kadang aku di lambung, di perut, di darahnya. Ya supaya dia gak cantik,” ungkapnya.

Saat ditanya siapa yang mengirimkan dirinya, wanita itu tidak menyebutkan nama. Ia hanya mengakui kalau rekan artislah yang mengirimkan santet untuk Ashanty hingga akhirnya Ashanty terkena autoimun. 

“Pokoknya supaya dia gak cantik, kalau ada dokter yang periksa dia aku buru-buru pergi. Pokoknya supaya dia tidak bisa bergerak-bergerak lagi kalau perlu dia mati perlahan-lahan. (Yang nyuruh) temen dia juga, iya (sama-sama artis) aku dulu disuruh dia itu waktu dia belum menikah karena dia selalu sok cantik,” ujarnya.

Baca Juga: Kecewa dengan Sikap Jokowi Selaku Presiden Pilihan Kita, Wartawan Senior Ini Diskak Netizen: Pilihan Loe Pade Kali...

Akui Shock 
Sama seperti sebelumnya, Ashanty mengatakan dirinya masih tidak percaya dengan hal-hal gaib seperti itu. Sebab, ia merupakan salah satu orang yang selalu berpikir menggunakan logika. Namun, jika yang dikatakan oleh wanita tersebut benar adanya, ibu empat anak ini mengaku terkejut. Ashanty tidak menyangka kalau ada orang yang berperilaku buruk terhadap dirinya.

“Jujur aku syok banget, karena aku orang yang berpakai logika di dalam memikirkan banyak hal. Mungkin memang kadang salah karena memang dunia seperti itu pasti ada. Tapi balik lagi aku apapun yang tadi dikatakan kalau mungkin memang benar terjadi seperti itu aku sempet syok juga ‘kok ada orang sejahat itu’,” ujarnya. 

Di akhir video, Ashanty mengatakan dirinya akan tetap berpikir positif dan meningkatkan kualitas diri agar lebih rajin beribadah. 

“Tapi balik lagi kan semua ini tidak ada yang pernah tahu apa yang sebenernya terjadi. Aku berfikir yang positif aja, rajin ibadah, kalau dulu bolong-bolong sekarang mau mencoba untuk lebih bisa beribadah dengan lebih baik,” pungkasnya. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...