riau24

Ketika Abu Janda Nyinyirin Anies Baswedan Soal Banjir Jakarta, Ini Kata-Katanya

Rabu, 15 Januari 2020 | 14:04 WIB
Kolase foto Anies dan Abu Janda (int) Kolase foto Anies dan Abu Janda (int)

RIAU24.COM - PEKANBARU - Kerja bakti yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada saat banjir yang melanda wilayah Ibu Kota beberapa waktu lalu sebagai pencitraan. Nynyiran ini diungkapkan Pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda belum lama ini.

"Yang diinginkan warga DKI bukan pencitraan kerja bakti yang diinginkan warga DKI adalah kerja Pak Ahok diteruskan," kata Abu Janda, seperti melansir vivanews.com, Rabu (15/1/2020).

Baca Juga: Agung Laksono Dijadwalkan Buka Musda III PDK Kosgoro 1957 Riau di Hotel Adrya Duta

Dia mengatakan, mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk melakukan normalisasi. Normalisasi artinya melebarkan sungai, dan konsekuensinya harus menggusur warga yang berada di bantaran sungai, perumahan liar.

"Kita semua tahu Pak Anies tidak melakukan itu karena Pak Anies tidak melakukan itu karena mau nyapres di 2024. Kalau dia lakukan itu akan dihajar habis. Bahkan akan kehilangan pendukungnya sendiri," katanya.

Abu Janda menegaskan, bahwa Anies Baswedan ini selama dua tahun ini tidak melakukan normalisasi. Sehingga banjir seperti ini kalau programnya Ahok dilakukan tidak separah ini.

Baca Juga: Sah! Muhammadiyah Fatwakan Vape Haram, Berikut Penjelasannya

Kemudian, ia mengatakan bahwa sudah ada ratusan warga DKI Jakarta yang terdampak banjir awal tahun 2020 melakukan gugatan perdata terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Total yang menggugat perdata Anies itu ada 240 warga, itu total kerugian sampai Rp40 miliar. Ini langsung dari warga yang melakukan rincian kerugian, belum perusahaan-perusahaan. Ini langsung keluhan dari masyarakat," katanya. (R24/put)

PenulisR24/put



Loading...

Terpopuler

Loading...