riau24

Pemerintahan Jokowi Buka Impor Garam Lagi Tahun Ini, Eks Menteri Susi Sebut Stok Masih Melimpah, Petani Makin Susah

Rabu, 15 Januari 2020 | 15:02 WIB
Susi Pudjiastuti Susi Pudjiastuti

RIAU24.COM -  Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali berkicau mengkritik kebijakan Pemerintahan Joko Widodo. Kali ini, terkait dengan rencana pemerintah yang akan membuka kembali keran impor garam pada tahun 2020.

Untuk diketahui, pada tahun ini pemerintah akan membuka impor garam sebanyak 2,92 juta ton. Angka itu mengalami kenaikan  sebesar 6 persen dibandingkan pada 2019 lalu, yang hanya sebesar 2,75 juta ton. 

Baca Juga: Agung Laksono Dijadwalkan Buka Musda III PDK Kosgoro 1957 Riau di Hotel Adrya Duta

Dilansir viva,  Rabu 15 Januari 2020, kritikan itu disampaikannya melalui akun twitter @susipudjiastuti. Dalam cuitannya, mantan menteri yang dikenal keras terhadap kapal pencuri ikan di perairan Indonesia itu, mengulang judul sebuah berita media yaitu "Bikin Meringis, Petani Garam Menangis Impor Garam Makin Sadis". 

Tak hanya itu, Susi mengatakan, kebijakan impor garam yang dilakukan pemerintah Indonesia sejak beberapa tahun terakhir telah membuat harga petani jatuh. Bahkan hingga saat ini masih banyak petani garam yang belum bisa jual produksinya.

Padahal, tambahnya lagi, sejak 2015, 2016 dan 2017 dengan impor garam yang sudah dibatasi, telah membuat harga garam petani di atas Rp1.500 s/d Rp2.000 lebih per kilogram. Tak hanya itu, kebijakan itu juga membuat semua produksi petani terserap oleh pasar.

Baca Juga: Sah! Muhammadiyah Fatwakan Vape Haram, Berikut Penjelasannya

Singgung Gubernur Jateng 
Cuitan Susi soal impor garam ternyata mengundang respon dari netizen di Tanah Air. Bahkan ada yang menanggapinya dengan serius. Salah satunya adalah akun @Maulanaairsyad18, yang ikut mencolek Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam cuitannya.

@ganjarpranowo : bapak tolong terusken suara dari petani garam ini  kepada mentri mentri terkait untuk mengkaji kembali impor garam karena di sepanjang pesisir Demak sampe Jepara petani garam stoknya masih amat melimpah, dan pertimbangkan harga garam yang begitu rendah, salam..

Sementara itu, dari data Kementerian Perdagangan, garam impor yang telah masuk ke Indonesia tercatat sebanyak 2,216 juta ton hingga Oktober 2019. Sehingga, masih tersisa sekitar 484 ribu ton lagi hingga akhir tahun, karena kuota impor garam yang dibuka pada 2019 sebanyak 2,75 juta ton. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...