riau24

Sudah Ada 7 Kasus Demam Berdarah, PKM Lubuk Jambi Laksanakan Fogging

Kamis, 16 Januari 2020 | 15:41 WIB
Puskesmas Kesehatan Masyarakat (PKM) Lubuk Jambi lakukan fogging cegah demam berdarah dengue (foto/Zar) Puskesmas Kesehatan Masyarakat (PKM) Lubuk Jambi lakukan fogging cegah demam berdarah dengue (foto/Zar)

RIAU24.COM - KUANSING- Saat sekarang ini, wabah Demam Berdarah Delugue (DBD) telah merambah ke seluruh pelosok desa, bahkan telah banyak masyarakat yang terserang oleh penyakit yang berbahaya tersebut. Tak terkecuali, di Puskesmas Kesehatan Masyarakat (PKM) Lubuk Jambi.

Baca Juga: Kasihannya, Masyarakat Pucuk Rantau Keluhkan Jembatan Rusak, Sering Terhambat di Kala Hari Hujan



Sebab, Selama Bulan Januari 2020, sudah 7 Orang Pasien terkena DBD di PKM Lubuk Jambi, yang terdiri dari 1 Orang dari Desa Pulau Binjai, 3 Orang dari Desa Seberang Pantai, 1 Orang dari Desa Sangau, 1 Orang dari Desa Bukit Pedusunan, 1 Orang dari Desa Kasang.

"Sedangkan yang di rawat inap di PKM Lubuk Jambi ada 2 Orang, dan dirawat Inap di Klinik Pratama (Wilayah kerja PKM) sebanyak 5 Orang," ungkap Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Lubuk Jambi, Masni, SST. MKM ketika dihubungi Riau24.Com, Kamis (16 Januari 2020).

Baca Juga: Kepala BPKAD Kuansing: APBD 2020 Dapat Dibelanjakan Februari, Saat Ini Menunggu DPA Dari OPD

Menurutnya, Untuk mengantisipasi agar DBD tidak berkembang luas, maka dilakukan Foging di Desa Seberang Pantai dan Desa Sangau. Untuk petugas Foging ini, kita turunkan petugas sebanyak 6 Orang, yang berasal dari Dinas Kesehatan sebanyak 2 Orang, dan PKM Lubuk Jambi sebanyak 4 Orang.

"Kegiatan Foging ini juga disaksikan langsung oleh Anggota DPRD Kuansing, Asrori Analke Apas," ujarnya.

Adapun tujuan pelaksanaan Foging, katanya, adalah Untuk membantu membunuh nyamuk Aides Agypty (Nyamuk Penyebab DBD).

Diharapkan dengan pelaksanaan Foging ini, adanya kerjasama semua sektor untuk menangani masalah DBD. "Karena Wabah DBD ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak Pusat Kesehatan Masyarakat saja, akan tetapi merupakan tanggung jawab bersama," tukasnya. (R24/Zar)

PenulisR24/zar



Loading...
Loading...