riau24

Istri Gusdur Sebut Jilbab Tak Wajib Bagi Muslim

Kamis, 16 Januari 2020 | 17:21 WIB
Sinta Nuriyah (net) Sinta Nuriyah (net)

RIAU24.COM -  Istri Presiden RI ke 4 Abdurrahman Wahid atau Gusdur, Sinta Nuriyah mengatakan bahwa perempuan muslim tidak wajib memakai Jilbab. Ia pun menyadari bahwa masih banyak orang yang keliru mengenai kata jilbab dan hijab. 

Baca Juga: Nyawa Rakyat Lebih Penting dari Investasi, Ombudsman RI: Larang Pekerja dan Wisatawan China Masuk Indonesia

Menurut dia, hijab tidak sama pergantianya dengan jilbab. "Hijab itu pembatas dari bahan-bahan yang keras seperti kayu, kalau jilbab bahan-bahan yang tipis seperti kain untuk menutup," kata Sinta di YouTube channel Deddy Corbuzier pada Rabu, 15 Januari 2020.

Ia mengakui bahwa setiap muslimah tidak wajib untuk mengenakan jilbab karena memang begitu adanya yang tertulis di Al Quran jika memaknainya dengan tepat. "Enggak juga (semua muslimah harus memakai jilbab), kalau kita mengartikan ayat dalam Al Quran itu secara benar," kata Sinta.

Selama ini ia berusaha mengartikan ayat-ayat Al Quran secara kontekstual bukan tekstual. Sinta juga mengakui bahwa kaum muslim banyak yang keliru mengartikan ayat-ayat Al Quran karena sudah melewati banyak terjemahan dari berbagai pihak yang mungkin saja memiliki kepentingan pribadi.

"Dipengaruhi oleh adat budaya setempat, cara berpikir dia juga itu mempengaruhi pemahaman terhadap ayat-ayat agama yang bukan menjadi bahasanya, yang sama bahasanya pun bisa salah juga mengartikannya," kata Sinta.

Anaknya, Inayah Wahid yang berada di sebelahnya pun setuju dengan pendapat Sinta. Menurut dia, penafsir memang harus memiliki berbagai persyaratan untuk mengartikan ayat-ayat Al Quran. "Enggak boleh orang menafsirkan dengan sembarangan," kata Inayah.

Baca Juga: Warga Geger, RSUD Jambi Akui Rawat Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona, Rumah Sakit Langsung Mendadak Sepi

Keduanya pun menyadari setelah berkata demikian akan banyak yang tidak setuju dengan pandangannya hingga mendapatkan perisakan oleh netizen. Namun mereka juga tidak ingin memaksakan orang di luar sana untuk setuju dengan mereka.

 

Sumber: Tempo

PenulisR24/riko



Loading...

Terpopuler

Loading...