riau24

Mabuk Tuak, Tiga Pemuda Perkosa Siswi SMP di Kandang Ayam

Jumat, 24 Januari 2020 | 08:42 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  Seorang siswi SMP di Purbalingga jadi korban pemerkosaan tiga pemuda di sebuah kandang ayam. Siswi SMP tersebut merupakan kenalan salah seorang pelaku. Korban sempat berontak, namun tak berdaya hingga akhirnya digilir ketiga pemuda yang sedang mabuk tuak tersebut.

Tak menunggu lama, Unit Reskrim Polres Purbalingga yang menerima laporan dari keluarga korban langsung menangkap ketiga pelaku. Identitas mereka masing-masing bernama Anton Hermawan (27) warga Desa Pekalongan , Kecamatan Bojongsari, Teguh Satrio (25) warga Desa Bumisari dan adiknya inisial Mo yang masih di bawah umur.

Baca Juga: Tiga Wanita Asal Malaysia Ini Dirampok di Dalam Masjid, Salah Satunya Alami Luka Parah Karena Dipukul Dengan Cangkul

Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Sigit Ari Wibowo menjelaskan, kronologi kejadian ini bermula saat pelaku Anton mengajak korban untuk bertemu. Karena saat itu hujan, pelaku mengajak korban ke pos kandang ayam tempat dia bekerja di Kecamatan Bojongsari, Purbalingga.

Di lokasi itu sudah ada dua pelaku lainnya. Mereka kemudian menenggak miras bersama. Saat itulah, muncul niat pelaku Anton berbuat tak senonoh kepada korban. “Pelaku Anton ini mengajak berhubungan badan dan korban menolak. Pelaku memaksa dan dua rekannya memegangi korban hingga terjadi persetubuhan,” ujar Sigit saat ekspose di Mapolres Purbalingga, Kamis (23/1/2020) seperti dilansir Inews.id.

Menurutnya, kasus ini terkuak setelah korban menceritakan kisah kelamnya tersebut kepada keluarga. Anggota keluarga yang tak terima melapor ke polisi yang kemudian menangkap ketiga pelaku.

Baca Juga: Penata Rambut Asal Rusia Ini Ditikam dan Hampir Tewas Karena Warna Rambutnya yang Terlihat Aneh

Atas perbuatannya, masing-masing pelaku dijerat Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Polisi telah menahan pelaku dan ditetapkan tersangka serta menyita alat bukti berupa pakaian milik korban.***

PenulisR24/saut



Loading...


Terpopuler

Loading...