riau24

Selamat, Kawasan Industri Tenayan Raya Masuk Dalam RPJMN

Jumat, 24 Januari 2020 | 14:07 WIB
Walikota Pekanbaru, Firdaus (R24group) Walikota Pekanbaru, Firdaus (R24group)

RIAU24.COM -  PEKANBARU - Dua pembangkit listrik dibangun di sekitar Kawasan Industri Tenayan (KIT). Nilai investasi dua pembangkit listrik ini mencapai Rp7 triliun.

Baca Juga: Penyusunan RTRW Kota Pekanbaru Masih Dalam Proses, Kadis PUPR : Kita Masih Butuh KLHS

Walikota Pekanbaru Firdaus usai Silaturahmi dan Coffee Morning Koordinasi Pengamanan Aset Pemko Pekanbaru di Kawasan Industri Tenayan Raya di Hotel Grand Central, Jumat (24/1/2020), mengatakan, kegiatan ini membahas tindak lanjut dalam merespon kegiatan pembangunan nasional. Walaupun belum diumumkan secara resmi, tetapi KIT ini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2020.

Dalam RPJMN itu, Presiden Joko Widodo telah menetapkan kawasan industri strategis nasional sebanyak 14 lokasi di pulau Sumatera dan 13 di luar pulau Sumatera. Dari 14 lokasi di pulau Sumatera, dua di antaranya di Provinsi Riau yakni Tenayan Raya (Kota Pekanbaru) dan Buton (Kabupaten Siak).

Baca Juga: Disdukcapil Himbau Segera Ganti Suket Dengan e-KTP, Batas Waktu Sampai Tanggal Segini

"Oleh sebab itu, kami sudah mengantisipasi dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pekanbaru saat akan memulai rapat koordinasi pada November 2019 di Bogor. Hari ini, kami menindaklanjuti dari rapat tersebut," sebut Firdaus.

Makanya, Pemko Pekanbaru bersama Forkopimda bersikap proaktif di dalam mengamankan kebijakan nasional. Perlu diketahui, KIT yang menjadi dari kawasan industri strategis nasional sudah memiliki dua pembangkit listrik.

"Satu sedang dibangun dan satu lagi sedang beroperasi. Dua pembangkit listrik ini memikiki nilai investasi Rp7 triliun lebih," jelas Firdaus. (R24/put)

PenulisR24/put



Loading...


Loading...