riau24

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan Enam Polisi di Afganistan, Taliban Mengaku Bertanggungjawab

Senin, 10 Februari 2020 | 01:34 WIB
Bom bunuh diri meledak dan menewaskan enam.polisi di Afganistan (foto/int) Bom bunuh diri meledak dan menewaskan enam.polisi di Afganistan (foto/int)

RIAU24.COM - Senin 10 Februari 2020, Bom bunuh diri terjadi di depan Kantor Polisi Afganistan Selatan. Kejadian tersebut menyebabkan sedikitnya enam polisi tewas setelah serangan bom bunuh diri pada Sabtu 8 Februari 2020 malam.

Baca Juga: Turki Akan Bangun Pencakar Langit dari Tengkorak Tentara Rusia



Dikutip dari Okezone, melansir VOA, penyerang itu menggunakan kendaraan militer Humvee dan meledakkan distrik Gereshk di provinsi Helmand lainnya. "Sasaran penyerang bunuh diri itu adalah pasar utama Gereshk. Penyerang ingin melakukan insiden berdarah, tetapi mereka meledakkan bahan peledaknya tepat setelah diketahui oleh polisi," sebut Ismael Khpalwak, kepala polisi distrik Gereshk.

Baca Juga: Trump Menyerukan Rusia dan Turki Untuk Berhenti Mendukung Kekejaman di Suriah

Sementara Kolonel Sonny Leggett, seorang juru bicara (Jubir) bagi pasukan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan menyebut kepada VOA lewat email, "Pasukan gabungan AS dan Afghanistan yang beroperasi di provinsi Nangarhar terlibat dalam baku tembak langsung pada 8 Februari."

Hanya saja, seorang juru bicara (Jubir) Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut lewat cuitan yang menyebut "pangkalan musuh" dihancurkan dan sudah dari selusin polisi Afghanistan tewas. (Riki)

PenulisR24/riki



Loading...


Terpopuler

Loading...