riau24

Berhati-Hatilah, Menurut Para Ahli Virus Wuhan Dapat Ditularkan Dari Udara

Senin, 10 Februari 2020 | 08:27 WIB
Menurut Para Ahli, Virus Wuhan Dapat Ditularkan Dari Udara Menurut Para Ahli, Virus Wuhan Dapat Ditularkan Dari Udara

RIAU24.COM -   Setelah mendapat informasi bahwa coronavirus baru (2019-nCoV) dapat ditularkan melalui tetesan, pembaruan terakhir telah mengkonfirmasi bahwa virus ini juga dapat ditularkan melalui aerosol (udara).

Pembaruan ini diumumkan oleh Zeng Qun, wakil kepala Biro Urusan Sipil Shanghai pada konferensi pers di Shanghai kemarin (8 Februari). “Rute utama infeksi virus lainnya adalah penularan kontak dan penularan langsung termasuk penularan melalui tetesan pernapasan menurut para ahli.”

Zeng Qun adalah pakar kesehatan dan pencegahan epidemi, menurut Xinhua Net. Zeng juga menyarankan warga China untuk mengambil tindakan pencegahan, seperti membatalkan semua kegiatan sosial dan pertemuan, membuka jendela secara teratur untuk menjaga sirkulasi udara dalam ruangan, serta mendisinfeksi rumah.

Untuk memudahkan semua orang untuk memahami, coronavirus novel memiliki beberapa mode penularan, yaitu tetesan dan yang terbaru - aerosol.

Baca Juga: Menteri Kesehatan Menjelaskan Mengapa Indonesia Tidak Mengalami Coronavirus, Itu Karena Doa Kami

Tapi apa perbedaan antara tetesan dan aerosol? 

Mari kita lihat transmisi droplet terlebih dahulu. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, coronavirus khusus ini dapat menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, seperti halnya influenza dan penyakit pernapasan lainnya menyebar. Eksposur maksimum dalam 3 sampai 6 kaki.

"Tetesan ini dapat mendarat di mulut atau hidung orang-orang yang berada di dekatnya atau mungkin terhirup ke dalam paru-paru."

Bagaimana dengan transmisi aerosol? Aerosol pada dasarnya adalah partikel kecil tempat tetesannya menguap (alias inti tetesan). Partikel-partikel ini dapat tetap berada di udara untuk jangka waktu yang lama (di luar tubuh), menurut e-portal Rumah Sakit Mount Sinai. Tidak hanya patogen yang tahan terhadap pengeringan, tetapi juga dapat melakukan perjalanan lebih jauh dari tetesan besar.

Perbandingan singkat antara transmisi tetesan dan aerosol menunjukkan bahwa coronavirus baru dapat ditransmisikan bahkan ketika orang menghirup udara yang telah dicampur dengan patogen.

Tidak peduli bagaimana virus corona ditularkan, kita harus selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan secara teratur, serta menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut kita setelah bersentuhan dengan permukaan publik. Ingatlah untuk menghindari tempat-tempat ramai dan tinggal di rumah jika Anda bisa.

 

 

 


R24/DEV

PenulisR24/dev



Loading...


Terpopuler

Loading...