riau24

Pecinta Alam Bengkalis Dari Mahasiswa dan Pelajar Gelar Aksi Tree Spiking, Cabut Paku di Pohon

Senin, 10 Februari 2020 | 18:16 WIB
Sejumlah Mahasiswa dan Pelajar yang tergabung dalam Forum Pecinta Alam Bengkalis mengelar Aksi Tree Speaking (foto/int) Sejumlah Mahasiswa dan Pelajar yang tergabung dalam Forum Pecinta Alam Bengkalis mengelar Aksi Tree Speaking (foto/int)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Sejumlah Mahasiswa dan Pelajar yang tergabung dalam Forum Pecinta Alam Bengkalis mengelar Aksi Tree Speaking, terpusat di Lapangan Tugu Bengkalis, Minggu 9 Februari 2020 kemarin.

Baca Juga: Sat Polair Evakuasi Kapal WNA yang Terdampar di Perairan Bengkalis



Aksi tersebut bergerak di sepanjang jalan utama kota Bengkalis diantaranya, Jalan Jenderal Sudirman, Rimba Sekampung,  Pramuka, Panglima Minal, Gatot Subroto, Cokro Aminoto dan Jalan Antara.

Aksi Tree Spiking dengan melakukan pencabutan paku dan matrial logam ke batang pohon, untuk memberikan pesan, bahwa melindungi pepohonan dari kerusakan alam dan ulah dari masyarakat.

Baca Juga: Ini Jawaban Kabag Prokopim Bengkalis, Soal Pemberitaan Muhammad Menjarah Aset di Wisma Bupati

Komunitas Pecinta Alam Bengkalis yang megikuti aksi ini di antaranya Mapala Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis, Mapala Bestari STAIN, Mapasties, Sispala Lentera SMAN 2 Bengkalis, Sispala Pusaka SMAN 1 Bengkalis dan Sispala Gaspita SMAN 2 Bantan.

"Tindakan spiking ini justru berdampak pada kehidupan pohon. Kekuatan kayu pohon akan berkurang karena pohon mudah terinfeksi penyakit seperti jamur dan bakteri," ungkap Ketua Panitia Azwin.

Oleh karena itu, lanjutnya, Komunitas Pecinta Alam di Bengkalis, melakukan aksi tersebut, agar pohon tidak mudah rusak, akibat dari tindakan tree spiking itu. (R24/Hari)

PenulisR24/hari



Loading...


Loading...