riau24

Negaranya Masih Diamuk Corona, Militer China Masih Sempat-sempatnya Bikin Taiwan Marah

Selasa, 11 Februari 2020 | 10:04 WIB
Pesawat pengebom milik China H-6 melintasi wilayah Taiwan Pesawat pengebom milik China H-6 melintasi wilayah Taiwan

RIAU24.COM -  JAKARTA - Ditengah kondisi dalam negeri yang masih mencekam akibat virus Corona, China ternyata masih sempat-sempatnya melakukan menuver militer di kawasan Taiwan. Hal ini memicu semakin memanasnya hubungan kedua negara.

Menurut laporan AFP, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan setidaknya sebuah pesawat pengebom milik China H-6 melintasi wilayah Taiwan, Senin (10/2/2020). Masuknya H-6 tersebut, merupakan kedua kalinya. Bukan hanya itu, pesawat tempur China J-11 dikabarkan juga terbang di dekat pulau Formosa itu.

Baca Juga: Ajaib, Wanita Ini Memainkan Biola Selama Pembedahan Tumor Otak Untuk Mencegah Kerusakan Keterampilan Motorik

"Untuk hari kedua, pesawat tempur 3PLAAF terbang mendekati #Taiwan ... Dengarkan, pembom H-6 tidak akan berguna melawan #Coronavirus," ujar Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu di akun Twitternya.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengecam langkah ini. Apalagi keduanya kini tengah menghadapi wabah corona. "Saya ingin mengingatkan pemerintah China bahwa langkah ini sesungguhnya tidak berarti bahkan tidak perlu, (apalagi_ membuat gerakan militer pada saat wabah corona Wuhan (muncul)," tegasnya melalui akun Facebook.

Sebagai antisipasi, Taiwan juga dikabarkan mengerahkan angkatan udaranya untuk mencegat China. Jet tempur dikerahkan untuk membuat pesawat-pesawat itu pergi. Meski demikian belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah China soal ini.

Baca Juga: Ditinggal Ibunya Sendirian di Rumah, Bayi Berusia 10 Bulan Asal Malaysia Ini Tewas Terpanggang di Dalam Buaian

Sebelumnya, Maret 2019 dua jet tempur J-11 melintas pertama kalinya di atas langit Taiwan. Akibatnya, Taiwan menuding Beijing melanggar perjanjian dan bertindak provokatif.

Pemerintah China menolak mengakui Taiwan dan menganggapnya bagian dari "satu China". Desember lalu, sesaat sebelum pemilihan Presiden Taiwan digelar, kapal induk China Shandong juga berlayar melalui Selat Taiwan untuk kedua kalinya.

Sebagaimana dikutip dari CNBCIndonesia, China masih melihat pulau demokrasi tersebut sebagai bagian dari wilayahnya. Bahkan bersumpah akan merebutnya bahkan dengan cara paksa.***

PenulisR24/saut



Loading...


Loading...