riau24

Menurut Para Ahli, Hanya Dengan Cara Sederhana Ini Anda Bisa Menurunkan Risiko Terinfeksi Virus Corona

Selasa, 11 Februari 2020 | 11:36 WIB
Menurut Para Ahli, Hanya Dengan Cara Sederhana Ini Anda Bisa Menurunkan Risiko Terinfeksi Virus Corona Menurut Para Ahli, Hanya Dengan Cara Sederhana Ini Anda Bisa Menurunkan Risiko Terinfeksi Virus Corona

RIAU24.COM -  Mematikan AC dan membuka pintu dan jendela untuk mendapatkan sirkulasi udara segar ternyata dapat mengurangi kemungkinan orang terinfeksi virus corona, kata para ahli. Menurut Straits Times, penelitian sebelumnya telah mengungkapkan bahwa virus berkembang lebih baik ketika iklim dingin dan kering, yang berarti negara-negara tropis seperti Malaysia memiliki lingkungan yang kurang kondusif untuk virus seperti 2019-nCov.

Kepala ilmuwan kesehatan Departemen Kesehatan Singapura (MOH), Profesor Tan Chorh Chuan mengatakan bahwa kemungkinan persistensi virus di luar rumah lebih rendah, mencatat berapa banyak AC digunakan di Singapura. "Sebagian besar studi menunjukkan mereka tidak bertahan dengan baik di lingkungan yang panas dan lembab," katanya.

Baca Juga: Kasihan, Mahasiswi Cantik Ini Meninggal Karena Flu Setelah Tim Penyelamat Tidak Dapat Menemukan Alamat Rumahnya

"Panas dan lembab artinya lebih dari 30 derajat celcius, dan dengan tingkat kelembaban lebih dari 80 persen."

“Pendingin ruangan adalah sesuatu yang tidak dapat membantu di Singapura, terutama selama bulan-bulan panas,” Associate Professor Hsu Li Yang, ketua program penyakit menular di Universitas Nasional Singapura (NUS) Saw Swee Hock School, mengatakan.

"Tapi ruang tertutup, yang tidak terlalu lembab dan dingin, bisa membantu menyebarkan penyakit pernapasan."

Sinar ultra-violet dan panas dari matahari juga dapat membunuh virus itu, kata Profesor Wang Linfa, direktur program dalam munculnya penyakit menular di Sekolah Kedokteran Duke-NUS. "Jika kamu bisa tinggal di bawah matahari untuk sementara waktu, itu akan baik. Vitamin D juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh."

Bukankah kita beruntung hidup di negara yang panas dan lembab? Meskipun ada beberapa kasus di Indonesia, setidaknya kita tidak perlu khawatir tentang penyebaran virus secepat itu di negara-negara yang lebih dingin.

 

 

 

R24/DEV

PenulisR24/dev



Loading...


Loading...