riau24

Kejati Riau Launching Program Jaksa Peduli Satwa di Kejari Kuansing

Selasa, 11 Februari 2020 | 14:17 WIB
Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Dr. Mia Amiati, SH, MH melaunching Program Jaksa Peduli Satwa (foto/int) Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Dr. Mia Amiati, SH, MH melaunching Program Jaksa Peduli Satwa (foto/int)

RIAU24.COM - KUANSING- Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Dr. Mia Amiati, SH, MH melaunching Program Jaksa Peduli Satwa, bertempat di Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Teluk Kuantan, Senin (10/2/2020).

Kedatangan rombongan Kajati Riau disambut langsung Kejari Kuansing beserta seluruh jajarannya. Turut hadir Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, M.Si, Wakil Bupati, H. Halim, Ketua DPRD, Andi Putra, SH. MH, dan seluruh Forkopimda serta pejabat di lingkungan Pemkab Kuansing.

Baca Juga: Reses Komperensi di Bukit Pedusunan, Masyarakat Sampaikan Pembangunan Tangga Batu Pacu Jalur Tepian Saidina Ali



Kejati Riau Dr. Mia Amiati, SH, MH dalam sambutannya sangat mengapresiasi gagasan yang dilakukan oleh Kejari Kuansing, terkait Program Jaksa Peduli Satwa ini. "Gagasan ini patut kita apresiasi, dengan harapan melalui program ini, semua terkait upaya pelestarian Sumber Daya Alam (SDA) Hayati bisa terwujud, sehingga keseimbangan ekositim tetap terjaga," ujarnya.

"Dirinya juga yakin, Jika sosialisasi ini tersampaikan dengan baik, akan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan di masyarakat," tambahnya.

Baca Juga: Perbakin Kuansing Dikukuhkan, Ini Harapan Kedepannya

Sementara Kajari Kuansing, Hadiman, SH. MH mengatakan bahwa program Jaksa Peduli Satwa ini, berawal dari adanya kasus perburuan satwa yang dilindungi, baru- baru ini mereka tangani, yaitu kasus matinya harimau Sumatra yang sedang bunting, karena masuk perangkap yang sengaja dipasang, serta kasus perburuan burung enggang.

"Belajar dari dua kasus yang pelakunya telah divonis maksimal oleh Hakim Pengadilan Negeri Kuansing ini, Kejari Kuansing mencoba melakukan upaya dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, terkait keberadaan satwa liar yang dilindungi oleh negara, sehingga kejadian ini tidak lagi terjadi di Kuansing," ujarnya. Untuk program ini Katanya, Pihaknya menjalin kerjasama dengan WWF.

Sementara Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, M.Si menyatakan bahwa Pemkab Kuansing sangat komitmen dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

"Pemkab Kuansing siap bersinergi dengan semua pihak dalam menjaga lingkungan, agar kedepan yang kita wariskan kepada anak cucu kita terjaga dengan baik," tukasnya. (R24/Zar)

PenulisR24/zar



Loading...


Loading...