riau24

Jokowi Minta Kapolri Tindak Tegas Warga yang Tolak Renovasi Gereja di Karimun, Abu Janda Langsung Bilang Begini

Kamis, 13 Februari 2020 | 06:27 WIB
Abu Janda yg dikenal Permadi Arya Abu Janda yg dikenal Permadi Arya

RIAU24.COM -  JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyoroti penolakan renovasi pembangunan Gereja Paroki Santo Joseph di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, yang ditolak oleh sekelompok warga. Jokowi menegaskan, bahwa negara Indonesia menjamin kebebasan beragama.

"Ini masalah intoleransi, saya kira sudah berkali kali saya sampaikan bahwa konstitusi kita menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadat seusai kepercayaannya. Jelas konstitusi kita berikan payung kepada seluruh rakyat," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu kemarin seperti dilansir merdeka.com.

Baca Juga: Muhadjir Effendy Usulkan Fatwa Orang Kaya Nikahi Orang Miskin

Kepala negara pun sudah memerintahkan Menkopolhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Idham Azis untuk menjamin terlaksananya kebebasan beribadah dan menindak tegas kelompok atau masyarakat yang mengganggu.

"Sesuai dengan jaminan konstitusi yang saya sampaikan. jangan sampai intoleransi itu ada," tegas Jokowi.

Dia menambahkan, bahwa mestinya pemerintah daerah bisa menyelesaikan masalah tersebut. Tapi, Jokowi melihat tidak ada langkah yang diambil untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Baca Juga: Calon Ibu Kota Baru Banjir, Bapennas: Itu Bukan Ibu Kota RI

"Saya perintahkan Menkopolhukam dan Kapolri tegas ini harus diselesaikan. Baik yang berkaitan dengan gereja di Karimun Tanjung Balai, atau masjid yang ada di Minahasa Utara. Harus dirampungkan karena jadi preseden yang tidak baik dan bisa menjalar ke daerah lain," tutupnya.

Untuk diketahui, pembangunan bangunan baru Gereja Paroki Santo Joseph di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, terpaksa dihentikan karena penerbitan izin mendirikan bangunannya digugat oleh sekelompok warga. Nasib kelanjutan pembangunannya baru bisa diputuskan setelah ada putusan pengadilan. Warga juga sempat menghendaki gereja tersebut direlokasi dan dijadikan cagar budaya.

Tindakan yang dilakukan Presiden Jokowi ini mendapat apresiasi daro Permadi Arya atau lebih dikenal dengan Abu Janda,

“Terima kasih pak @jokowi sempat sedih tapi ternyata bapak respon cepat. Harapan periode ke-2 lumayan pulih lagi. Congrats buat Netijen yang sudah gigih bising di medsos. Ini bukti kekuatan jempol kita NETIJEN IS KING, bukan konten is king. Salute!,” terangnya lewat akun @permadiaktivis. (R24/put)

PenulisR24/put



Loading...


Loading...