riau24

Kurangnya Pasokan, Harga Bawang Putih di Bengkalis Melenjit Naik

Kamis, 13 Februari 2020 | 11:39 WIB
Bawang putih melejit naik di Bengkalis (foto/ilustrasi) Bawang putih melejit naik di Bengkalis (foto/ilustrasi)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Dinas perdagangan dan perindustrian (Disdagperin) menyatakan akan terus melakukan pemantauan terkait perkembangan naiknya harga bawang putih di kabupaten Bengkalis.

Baca Juga: Sejak Penerapan New Normal, 30 Titik Keramaian Di Kabupaten Bengkalis Dilakukan Pengamanan



Hal tersebut disampaikan Kepala Disdagperin Bengkalis H Indra Gunawan saat dikonfirmasi, Riau24.com, Kamis 13 Februari 2020 lewat selulernya.

"Iya kita akan terus melakukan pantau perkembangan harga, oleh petugas dari Disdagperin Bengkalis seperti di pasar terubuk Bengkalis," ungkap Indra Gunawan.

Baca Juga: Seniman Musik Tak Bisa Bekerja Karena Acara Pesta Belum Dibolehkan, Kapolres Bengkalis akan Diskusikan dengan Pemda

Diutarakan Indra Gunawan, dikabarkan, dengan naiknya harga bawang putih mencapai 75 ribu perkilogram tersebut, lantaran persediaan di pengecer sudah mulai terbatas.

"Persediaan di pengecer sudah mulai terbatas. Karena adanya kebijakan menghentikan sementara impor bawang dari cina yang notabene impor bawang putih kita hampir 95 persen berasal dari cina," ungkap Indra Gunawan lagi.

Menurut H Indra Gunawan, kenaikan harga bawan putih merupakan hasil pengecekan dilapangan oleh petugas Disdagperin di pasar terubuk Jalan Kelapapati, kecamatan Bengkalis. (R24/Hari)

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...