riau24

Media Asing Soroti Harga Masker di Indonesia, Harganya Bikin Geleng Kepala

Kamis, 13 Februari 2020 | 13:39 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Virus corona yang berasal dari China memicu kekhawatiran jika penyakit mematikan tersebut bakal menyebar ke Indonesia. Apalagi jumlah negara tetangga sudah melaporkan kasus penyakit tersebut.

Dilansir dari Sindonews.com, Kamis 13 Februari 2020, dampak dari hal tersebut, penggunaan masker pun meningkat di Indonesia. Salah satu masker yang paling banyak permintaannya adalah masker N95 atau masker respirator.

Masker tersebut disebut efektif untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona karena mampu menyaring udara hingga 95%. Permintaan masker ini di pasar-pasar di Indonesia pun meningkat. Dampaknya harga masker pun meroket.
Baca Juga: Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi Tiba-tiba Mencuat, Begini Kronologisnya

Kondisi tersebut menjadi sorotan media asing yang berbasis di Singapura, Strait Times. Strait Times menurunkan laporan dengan judul "Coronavirus: Price of a box of N95 masks cost more than a gram of gold in Indonesia," yang jika diartikan kurang lebih "Coronavirus: Harga satu kotak masker N95 harganya lebih dari satu gram emas di Indonesia."

Diberitakan Strait Times merujuk pada harga penjualan masker di Pasar Pramuka, pasar terbesar di Jakarta untuk penjualan obat-obatan dan peralatan medis.

Harga satu kotak berisi 20 masker N95 3M di pasar itu dilaporkan telah meningkat tujuh kali lipat menjadi Rp1,5 juta. Sementara harga satu gram emas di Indonesia saat ini adalah Rp800 ribu.
Baca Juga: Ilmuwan China Temukan Fakta Baru Asal Muasal Virus Corona, Tak Berasal dari Pasar Seafood Wuhan

"Harga satu kotak masker untuk pertama kalinya telah melampaui satu gram emas," tulis Strait Times, Kamis 13 Februari 2020.

Strait Times menyoroti melonjaknya harga masker ini terjadi di tengah fakta tidak adanya kasus virus Corona, yang berasal dari kota Wuhan China, yang terjadi di Indonesia.

"Permintaan telah mencapai langit dan masker telah hilang dari rak-rak dengan banyak apotek di Ibu Kota kehabisan stok," tulis Strait Times.

PenulisR24/ibl



Loading...


Loading...