riau24

CD IKPP dan Dekranasda Siak Taja Pelatihan Membatik

Jumat, 14 Februari 2020 | 14:47 WIB
PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) melalui program CSR dan Dekranasda Siak menggelar pelatihan membatik (foto/int) PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) melalui program CSR dan Dekranasda Siak menggelar pelatihan membatik (foto/int)

RIAU24.COM - SIAK- PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) melalui program CSR dan Dekranasda Siak menggelar pelatihan membatik. Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 15 orang dari kecamatan Tualang dan Siak. Kegiatan ini dimulai  dari tanggal 11 - 14 Februari 2020 di Rumah Pintar Abdul Wahid Perawang.

Baca Juga: Pansus LKPJ, Bupati Siak Minta OPD Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD



Murseno dari Community Development (CD) IKPP menyebutkan dengan kegiatan diharapkan ini nantinya para peserta bisa mengembangkan motif-motif batik, sehingga lahir para pengrajin batik sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya.

"Kami mendorong potensi lokal sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya pembatik," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Siak Gelar Paripurna, Penyampaian Hasil Reses Anggota Dewan

Selama 4 hari para peserta gembleng oleh tenaga ahli dari Yogyakarta, Handoyo. Pelatihan membatik dengan sistem tutup celup ini bisa lebih murah dengan penggunaan pewarna naptol.

Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Siak Rasidah Alfedri menyambut baik fasilitasi dari IKPP untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas para pembatik di Siak. 

Menurut dia, dengan pelatihan itu bisa meningkatkan kemampuan membatik, meningkatkan kualitas produk serta bisa meningkatkan dan menambah pendapatan keluarga.

"Kami menyambut baik pelatihan program CSR dari IKPP ini, tentunya diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Selain mendorong kualitas produk juga bisa membantu memfasilitasi pemasarannya secara berkelanjutan," kata Rasidah. 

Ia berharap para peserta memafaatkan kesempatan pelatihan itu untuk meningkatkan kemampuan serta mempraktikan teknik-teknik baru yang disampaikan oleh pembimbing selama empat hari pelatihan.

Hasbi salah satu peserta asal Tualang menyampaikan ungkapan terima kasih kepada 'rumah pintar' dan optimis ilmu yang diperolehnya akan diterapkan hingga bisa menjadi sumber pendapatan bagi dirinya. 

Sementara Merry, salah satu pembatik binaan Dekranasda Siak mengatakan kalau  ilmu yang didapat bisa membuat aneka harga jual batik yang beragam dan terjangkau bagi orang banyak. (R24/Lin)

PenulisR24/lin



Loading...
Loading...