riau24

Soal Razia Oleh Satlantas Bengkalis, Mahasiswa Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

Sabtu, 15 Februari 2020 | 07:59 WIB
Perwakilan dari mahasiswa mendatangi kantor Satlantas Polres Bengkalis (foto/Hari) Perwakilan dari mahasiswa mendatangi kantor Satlantas Polres Bengkalis (foto/Hari)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Jumat 14 Februari 2020 kemarin, sekitar 6 orang perwakilan dari mahasiswa mendatangi kantor Satlantas Polres Bengkalis Jalan Antara.

Kendatangan para mahasiswa tersebut, ke kantor Satlantas Bengkalis untuk melakukan diskusi mengenai razia rutin dan kemudian heboh di Media sosial (Medsos).

Baca Juga: Seniman Musik Tak Bisa Bekerja Karena Acara Pesta Belum Dibolehkan, Kapolres Bengkalis akan Diskusikan dengan Pemda



Para mahasiswa tersebut diantaranya, Mujib Rizki dan Izzati dari Mahasiswa STAIN Bengkalis, Febri Kurniadi dari perkumpulan gerakan kebangsaan (PGK), Ketua Mahasiswa Malaysia Bengkalis M. Topik Ali dan M. Nurdin dari mahasiswa Pekanbaru, enam mahasiswa disambut Kasatlantas Polres Bengkalis AKP Hairul Hidayat S.IK.

Dari hasil berdiskusi Mujib Rizki dan M. Topik Ali perwakilan dari Mahasiswa menyampaikan dan pangsung memberikan apresiasi Satlantas beserta jajaran karena telah melakukan pertemuan seperti ini.

Baca Juga: Selama Covid-19, Nasabah Bank Riau Kepri Cabang Bengkalis Tidak Ada Penarikan Dalam Jumlah Besar

"Saling berdiskusi, jadi kami tau berita atau kabar itu yang sebenarnya seperti apa. Pasalnya, kami menilai, komentar atau keritikan dimedsos tersebut terkadang 100 persen tidak percaya, kebanyakan hanya untuk menggesek atau suka memanasi, kami selaku mahasiswa juga harus bisa menanggapi itu, men sering baru bisa di saring dengan kejadian seperti ini," ungkap Mujib Rizky kepada wartawan.

Diutarakan Rizky lagi dan berharap, kepada jajaran Satlantas Bengkalis untuk melanjutkan terus pelaksanaan kegiatan razia ini. Sekaligus memberikan keterangan dan pemahaman kepada masyarakat dan mahasiswa.

"Bagaimana aturan berlalu lintas itu yang harus dituruti atau apa yang belum terpenuhi, dan apa yang bisa dibuat Kasatlantas untuk membantu kami. Contohnya, tentang pengelolaan SIM dalam berkendara itu harus bagus dan menggunakan helm, supaya dalam melaksanakan hukum dari Satlantas ini bagaimana untuk menertibkan kita," ucapnya.

Disamping itu, lanjut Rizky, selain memberikan pengertian dan tentang keselamatan pada pengendara, supaya lebih baik lagi tidak ada lagi terjadi kecelakaan lalulintas dan hal hal yang bisa membahayakan keselamatan pengendara itu sendiri.

"Mahasiswa siap menjadi penyambung lidah dari hasil diskusi hari ini kepada kawan kawan mahasiswa. Dan mari sama sama besinergi, supaya aturan dan keselamatan bisa terjaga. Bisa sama sama kita wujudkan di Kab. Bengkalis ini," ungkapnya lagi.

Sementara itu, M. Topik Ali kembali menambahkan bahwa, razia yang dilaksanakan saat ini oleh pihak satlantas bengkalis sebenarnya untuk kebaikan kita semua. Apalagi untuk generasi generasi akan datang.

"Jangan lagi membuat opini seperti di medsos, dengan mengatakan banyak tak bagusnya. Yang jelas janganlah menggiring opini yang tidak tidak, kegiatan ini untuk memberikan keselamatan kepada diri kita semua. Kami berharap Satlantas terus menjalani aktifitas kegiatan ini. Karena ini suatu kewajiban dengan menjaga masyarakat supaya tertib berlalu Lintas lebih baik lagi," pungkasnya. (R24/Hari)

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...