riau24

Korban Tewas Akibat Corona Bertambah, Warga Italia Mulai Panik, Sekolah dan Fasilitas Publik Ditutup

Sabtu, 22 Februari 2020 | 19:18 WIB
Korban corona bertambah,  warga Italia semakin resah Korban corona bertambah, warga Italia semakin resah

RIAU24.COM -  Teror maut virus Corona semakin menghantui Italia. Hari ini negeri pizza itu kembali melaporkan orang kedua yang meninggal karena komplikasi akibat virus asal China. Hal itu dikonfirmasi kantor berita Italia, ANSA, Sabtu (22/2/2020). 

Dilaporkan AFP, kematian seorang perempuan di wilayah utara Lombardy itu menyusul meninggalnya pria berusia 78 tahun pada Jumat (21/2/2020). Ini menjadi gelombang baru dari kasus virus korona di wilayah utara Italia.

Baca Juga: Musisi dan Komposer Jazz Dunia Wallace Roney Meninggal di Usia 59 Tahun Karena Terinfeksi Virus Corona

Sebelumnya, kabar kematian pria 78 tahun tersebut memicu penutupan toko, kantor, dan pusat komunitas, bahkan sekolah di Italia. Bahkan, pihak berwenang Italia menutup ruang publik dan lainnya di 10 kota

Lebih dari 50.000 orang dperintahkan tinggal di rumah, sementara semua kegiatan publik seperti karnaval, kebaktian gereja, dan acara olahraga dilarang hingga sepekan.

Kota pertama yang ditutup di Italia adalah Codogno, dengan populasi 15.000, di mana tiga orang dinyatakan positif virus korona, termasuk seorang lelaki berusia 38 tahun dan istrinya, yang sedang hamil delapan bulan.

Baca Juga: Menyedihkan, Ribuan Gajah di Thailand Terancam Mati Kelaparan Karena Virus Corona Menghancurkan Sektor Pariwisata

Di Casalpusterlengo, ada papan pesan elektronik besar di luar balai kota bertuliskan "Virus korona: warga diminta tetap berada di dalam rumah sebagai tindakan pencegahan".

Selain Italia,  Timur Tengah,  khususnya Iran juga sedang dilanda penyebaran virus Corona.  Korban kematian karena virus maut itu di Iran telah bertambah dari sebelumnya 2 orang menjadi 4 pada Jumat (21/2/2020).

Dikutip dari Anadolu Agency, Kianoush Jahanpour, juru bicara Kementerian Kesehatan Iran mengatakan, selain 4 korban meninggal, pihaknya juga mengkonfirmasi 13 kasus baru virus corona.****

PenulisR24/saut



Loading...

Terpopuler

Loading...