riau24

Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Diserahkan ke Kejaksaan, DPJ Riau Catat Kerugian Capai Rp 735 Juta

Rabu, 26 Februari 2020 | 17:10 WIB
DJP Riau serahkan tersangka tindak pidana perpajakan ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru (Foto: Istimewa) DJP Riau serahkan tersangka tindak pidana perpajakan ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru (Foto: Istimewa)

RIAU24.COM - Pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau, melalui Korwas PPNS Kepolisian Daerah Riau, menyerahkan tersangka AF disertai dengan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Pekanbaru pada Rabu, 26 Februari 2020.

Syarifuddin Syafri, Plt Kabid P2Humas Kanwil DJP Riau mengatakan, sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru, tersangka telah melalui proses pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di Biddokkes Polda Riau dan dinyatakan siap untuk menjalani proses penyerahan tahap II.

"Melalui CV ABM, tersangka diduga kuat merupakan seseorang yang turut serta melakukan tindak pidana di bidang perpajakan berupa penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai yang isinya tidak benar atau tidak lengkap dan tidak menyetorkan Pajak Pertambahan Nilai yang telah dipotong atau dipungut dalam kurun waktu Januari 2012-Desember 2013," kata Syarifuddin hari ini.
Baca Juga: RCI, PWI Peduli dan SMSI Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Dijelaskan Syarifuddin, atas perlakuannya tersebut, negara mengalami kerugian sekurang-kurangnya mencapai Rp735.680.312

Dilanjutkan Syarifuddin, perbuatan tersangka melanggar ketentuan pasal 39 ayat (1) huruf d jo pasal 39 ayat (1) huruf i jo pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 jo pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Pelaku terancam pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak 6 (enam) kali jumlah pajak dalam faktur pajak.
Baca Juga: SKK Migas - PT CPI dan Pemprov Riau Bersinergi Cegah Penyebaran Covid-19

"Setelah tersangka diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Pekanbaru, tindaklanjut penanganan perkara tindak pidana perpajakan ini menjadi kewenangan Kejaksaan Negeri Pekanbaru," tutupnya. (rls)

PenulisR24/ibl



Loading...

Terpopuler

Loading...