riau24

Heboh Kapolda Sultra Keliru Soal 49 WN Tiongkok di Bandara Kendari, Sekjen Demokrat Ini Langsung Kontak Kapolri

Selasa, 17 Maret 2020 | 10:26 WIB
Komisi III DPR-RI, Hinca Pandjaitan yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini sudah menghubungi Kapolri Idham Azis soal polemik Kapolda Sultra (foto/int) Komisi III DPR-RI, Hinca Pandjaitan yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini sudah menghubungi Kapolri Idham Azis soal polemik Kapolda Sultra (foto/int)

RIAU24.COM - Selasa 17 Maret 2020, Heboh pernyataan Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam keliru soal 49 WN Tiongkok yang masuk Sulawesi Tenggara (Sultra). Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham RI Sulawesi Tenggara, Sofyan menegaskan 49 WN Tiongkok bukan mengurus perpanjangan visa di Jakarta.

Baca Juga: Seolah Anggap Sepele Wabah Corona, DPR RI Terus Tancap Gas Bahas Omnibus Law, Gerindra: Rakyat Bisa Marah Lho!



Hal itu pun ternyata mendapat perhatian Komisi III DPR-RI, Hinca Pandjaitan. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini sudah menghubungi Kapolri Idham Azis untuk menyampaikan kebingungan masyarakat atas persoalan tersebut.

"Di situasi yang sulit seperti ini, masih saja kita tidak mendapatkan informasi yang "benar". Saya akan hubungi Kapolri dan jajarannya untuk meminimalisir informasi yang bias seperti ini," cuit @hincapandjaitan Senin malam (16 Maret 2020).

Baca Juga: Terang-terangan, Anggota DPR Tolak Tegas Rencana Jokowi Terapkan Darurat Sipil, Alasannya Bikin Merinding

"Saya sudah chat ke Kapolri, dan beliau sdh respon. Intinya, saya menyampaikan kebingungan publik atas informasi bias Kapolda Sultra terkait kedatangan TKA & meminta agar Polri utk "klarifikasi ulang" kebenaran situasi di sultra," sambung @hincapandjaitan.

Langsung saja hal itu mendapat komentar netizen atau warganet. @nazfat: "Bang bebasin yg sudah ditangkap, dan tlg tangkap yg nyebar hoax."

@BchardiH: "Tambah Sekalian minta di cek visanya.. Klo cuma visa kunjungan. #CopotKapoldaSultra."

@Syahfrudinmuha1: "Kembalikan TKA cina ke negara asalnya..membuat resah masyarakat."

@IrwanBastian15: "Plototin trus kasus ini. Buat Pembelajaran bagi Aparat agar tidak bertindak sesuka hatinya."

@Partekto: "Kalo sampe besok penyebaR video blom di bebaskn polisi brarti ucapan bg hinca gak di dengar kapolri #CopotKapoldaSultra." (Riki)

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...