riau24

Tetap Jaga Kelangsungan Produksi Migas, Ini Kiat Yang Dilakukan Chevron di Tengah Ancaman Covid-19

Kamis, 26 Maret 2020 | 18:06 WIB
PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) menerapkan kebijakan bekerja jarak jauh (Work Remotely) bagi sebagian pegawai mulai 19 Maret 2020, dengan tetap menjaga kelangsungan kegiatan produksi migas. PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) menerapkan kebijakan bekerja jarak jauh (Work Remotely) bagi sebagian pegawai mulai 19 Maret 2020, dengan tetap menjaga kelangsungan kegiatan produksi migas.

RIAU24.COM -  PEKANBARU - Untuk mencegah penyebaran COVID-19, PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) menerapkan kebijakan bekerja jarak jauh (Work Remotely) bagi sebagian pegawai mulai 19 Maret 2020, dengan tetap menjaga kelangsungan kegiatan produksi migas. Pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan dari jarak jauh dikerjakan para pegawai dari rumah. Pertemuan antarpegawai juga dilakukan secara virtual dengan dukungan teknologi.

Sedangkan untuk pekerjaan yang harus diselesaikan di lokasi kerja, para pegawai dan mitra kerja diminta menerapkan perilaku higienis dan menjaga jarak dalam berinteraksi (physical distancing). 

Baca Juga: Presiden Bank Dunia Ungkap Dunia Harus Bersiap Hadapi Gangguan Ekonomi Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah, Negara-negara Miskin Jadi Korban Terparah

Sebelum memasuki area Perusahaan, mereka diminta mengisi Formulir Deklarasi Kesehatan dan Perjalanan serta diukur suhu tubuhnya. Jika sedang mengalami gejala flu, mereka diminta untuk segera berisitrahat di rumah.

“Untuk mendukung gerakan pembatasan sosial (social distancing), pegawai diminta untuk mengurangi risiko penularan saat berbagi ruang umum bersama orang lain di antaranya dengan melakukan meeting jarak jauh, mengatur ulang ruang kerja, menghindari keramaian dan tidak bepergian apabila bukan kegiatan yang mendesak,” kata Sonitha Poernomo, Manager Corporate Communications PT CPI. 

”PT CPI juga menghentikan sementara kegiatan yang menghadirkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan, serta menutup fasilitas rekreasi dan olahraga di lingkungan Perusahaan.”

Baca Juga: Naik Rp 26.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 944.000/Kg

Untuk membantu perlindungan terhadap tenaga medis, PT CPI berencana memberikan 1.000 masker N95 kepada RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Selain itu, PT CPI juga dalam proses pengadaan 1.000 alat pelindung diri (APD) yang akan disumbangkan melalui Pemprov Riau dan 3.000 botol cairan antiseptik pembersih tangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar area operasi.

Kondisi pandemik COVID-19 juga menggugah semangat kesukarelawanan para pegawai PT CPI. Melalui komunitas masing-masing, mereka menyumbangkan APD kepada tenaga medis. Komunitas alumni ITS, ITB, Kagama UGM, Komunitas Mudikers, Rumbai Minas Women Network, XYZ, maupun Persatuan Ibu-Ibu Chevron tengah mengumpulkan dana untuk pembelian  APD, multivitamin, susu, hand sanitizer, dan disinfektan. Bantuan ini akan diberikan ke petugas medis dan laboratorium yang menangani COVID-19 dan petugas penyemprot disinfektan.

PT CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok migas, PT CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Dengan inovasi dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, PT CPI menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia. ****

PenulisR24/saut



Loading...
Loading...