riau24

Kapok dengan Virus Corona, China Mulai Larang Orang Asing Masuk dan Tinggal di Negaranya

Jumat, 27 Maret 2020 | 09:47 WIB
Aktivitas di salah satu bandara di China yang tampak ramai, sebelum wabah Corona. Negara Tirai Bambu akan melarang masuknya orang asing ke negara itu, sebagai antisipasi kembalinya wabah virus Corona, Foto: int Aktivitas di salah satu bandara di China yang tampak ramai, sebelum wabah Corona. Negara Tirai Bambu akan melarang masuknya orang asing ke negara itu, sebagai antisipasi kembalinya wabah virus Corona, Foto: int

RIAU24.COM -  Hingga saat ini, trauma masih dirasakan China akibat wabah virus Corona. Sebuah kondisi yang dapat dimaklumi, mengingat virus telah mengakibatkan ribuan nyawa melayang di Negeri Tirai Bambu tersebut. 

Tak ingin kejadian serupa terulang, China mulai memberlakukan aturan baru. Yaitu, untuk sementara waktu, orang asing dilarang masuk dan tinggal di China. Aturan baru itu akan berlangsung terhitung mulai Sabtu besok, 28 Maret 2020.

Dilansir viva yang merangkum Nikkei, larangan ini dilakukan China guna menutup kemungkinan negara komunis itu kembali didera wabah tersebut. Sebab, sudah ada temuan bahwa orang asing yang masuk ke China, ternyata membawa kembali virus tersebut masuk ke China. 

Baca Juga: Musisi dan Komposer Jazz Dunia Wallace Roney Meninggal di Usia 59 Tahun Karena Terinfeksi Virus Corona

Seperti diketahui, saat ini wabah virus Corona telah melanda seluruh penjuru dunia, setelah pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan pandemi Corona telah mengancam setiap manusia yang ada di atas bumi. 

Larangan sementara untuk orang asing masuk ke China, diumumkan Kementerian Luar Negeri China, belum lama ini. Tak hanya menyasar orang asing yang mengantongi visa resmi saja, larangan ini juga berlaku bagi orang asing yang mengantongi izin tinggal. 

"Pengecualian hanya akan diberikan bagi mereka yang memasuki China dengan kapasitas diplomatik atau resmi serta pemegang visa C," tulis pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri China, seperti dilansir dari straitstimes.

Baca Juga: Menyedihkan, Ribuan Gajah di Thailand Terancam Mati Kelaparan Karena Virus Corona Menghancurkan Sektor Pariwisata

Visa "C" yang dimaksud adalah visa yang dikeluarkan untuk orang asing yang terlibat dalam penyediaan layanan transportasi internasional. Namun hal itu pun dengan adanya pembatasan-pembatasan, termasuk izin maskapai penerbangan asing yang hanya diberi jatah satu rute per minggu. Batasan serupa juga berlaku untuk maskapai domestik yang keluar dari China.

Sebenarnya kebijakan ini juga akan 'mengenai' warga China sendiri. Pasalnya, saat ini banyak orang China yang ingin kembali ke negaranya karena wabah ini tengah ramainya menyasar negara-negara di luar Negeri Tirai Bambu itu. Termasuk 40 persen diantaranya yang berstatus pelajar yang kini tengah berada di luar China.

Meski mengakui keresahan para warga China yang berada di luar negeri, namun tampaknya pemerintah tetap menganggap risiko terlalu tinggi jika tak memberikan batasan-batasan tersebut. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...