riau24

Akibat Hoax Minuman Ini Penyembuh Dari Virus Corona, Ratusan Warga Iran Tewas

Minggu, 29 Maret 2020 | 09:49 WIB
Ratusan rakyat Iran meninggal dunia gara gara info hoax soal minun methanol atau alkohol bisa sembuh dari virus corona (foto/int) Ratusan rakyat Iran meninggal dunia gara gara info hoax soal minun methanol atau alkohol bisa sembuh dari virus corona (foto/int)

RIAU24.COM - Minggu 29 Maret 2020, Korban akibat hoax terjadi di Iran. Hoax yang dimaksud yakni minum cairan hand sanitizer bisa membuat sembuh dari virus corona, padahal hal itu tidak benar.

Seperti dilansir dari Okezone, ratusan orang Iran meninggal dunia dan ribuan lainnya sakit akibat mengonsumsi cairan alkohol yang disebut methanol. Hal tersebut diungkapkan oleh Dokter Hossein Hassanian di Iran pada Jumat (27 Maret 2020).

Baca Juga: Pakistan Cabut Status Lockdown, Kasus Orang Positif Terjangkit Covid-19 Langsung Meningkat Tajam



Dokter Hossein Hassanian, yang membantu Kementerian Kesehatan Iran, menyebut, banyak warga Iran termakan hoax atau informasi tidak benar dan mengira methanol bisa membunuh virus corona di dalam tubuh. Sehingga banyak warga Iran mengkonsumsinya begitu saja.

Pemahaman keliru itu, kata dokter Hassanian, dipicu oleh berbagai informasi hoax di media sosial. Ada yang menginfokan, sejumlah orang terjangkit virus corona sembuh setelah minum wiski ditambah cairan pembersih tangan alkohol atau hand sanitizer.

Baca Juga: Mendadak, Ribuan Bangkai Ikan Terdampar Di Pesisir Pantai Penang, Ternyata Ini Penyebabnya...

Dampaknya tak sedikit yang berburu cairan kimia methanol (methyl alcohol) yang sebenarnya beracun. Bahkan sebenarnya tak terbukti bisa menyembuhkan dari virus corona.

Dokter Hassanian menyebut, di sejumlah provinsi di Iran, termasuk Khuzestan dan Fars, angka kematian akibat methanol bahkan melebihi jumlah kematian yang disebabkan virus corona atau covid-19.

Media-media Iran yang dilansir VOA, melapirkan setidaknya hampir 300 orang meninggal dunia dan lebih dari 1.000 lainnya jatuh sakit setelah meminum methanol itu. Bahkan ada seorang anak berusia lima tahun yang kini buta karena orangtuanya memberinya methanol.

Di Iran sendiri lebih dari 29.000 kasus positif virus corona, dengan lebih dari 2.200 meninggal dunia akibat infeksi virus corona. Banyak pakar internasional mengkhawatirkan Iran menutupi-nutupi jumlah kasus yang sebenarnya sebab sedang bersiap menyelenggarakan pemilu parlemen.

Sebagai informasi Methanol tak bisa tercium atau dirasakan lidah bila dicampur dengan minuman. Cairan kimia itu bisa merusak otak dan organ vital lainnya. Gejala-gejala keracunan methanol termasuk nyeri dada, mual-mual, gangguan pernafasan, kebutaan dan bahkan koma. (Riki)

PenulisR24/riki



Loading...

Terpopuler

Loading...