riau24

Terlalu, Saat Dunia Sibuk Hadapi Ganasnya Corona, Korea Utara SIbuk Juga Uji Coba Rudal

Minggu, 29 Maret 2020 | 09:49 WIB
Korea Utara Uji Coba Rudal ke arah Laut Timur pada Minggu (29/3). Korea Utara Uji Coba Rudal ke arah Laut Timur pada Minggu (29/3).

RIAU24.COM -  Korea Utara kembali menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur pada Minggu (29/3). Keduanya ditembakkan ke arah timur laut dari kota pesisir timur Wonsan pada pukul 6.10 pagi waktu setempat.

Dilaporkan oleh Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS), kedua rudal itu terbang sekitar 230 kilometer pada ketinggian maksimum sekitar 30 kilometer.  Saat ini, JCS mengatakan, otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang menganalisis spesifikasi lainnya.

Baca Juga: Cabut Status Lockdown Untuk New Normal, Warga Gaza Palestina Langsung Serbu Pantai

"Dalam situasi di mana seluruh dunia mengalami kesulitan karena Covid-19, tindakan militer semacam ini oleh Korea Utara sangat tidak pantas dan kami menyerukan penghentian segera," kata JCS seperti dimuat Yonhap.

Peluncuran pada Minggu ini, diyakini sebagai uji coba senjata utama Korea Utara keempat kalinya untuk 2020. Tes terakhir dilakukan pada 21 Maret di mana Korea Utara menembakkan dua rudal balistik jarak pendek yang diyakini sebagai versi AS adalah Army Tactical Missile System (ATACMS) dari wilayah barat Sonchon di Provinsi Pyongan Utara.

Baca Juga: Sebelum Meninggal, Peramal Tersohor Ini Prediksi Wabah Corona Tuntas Pada Mei Ini

Menurut para ahli dan pejabat, tindakan militer Korea Utara baru-baru ini tampaknya ditujukan untuk memperkuat kekuasaannya di tengah kekhawatiran dunia akan penyebaran virus Covid-19 dan krisis ekonomi.

Sementara seorang analis senior AS, Ankit Panda dari Federasi Ilmuan AS berbasis di Washington mengatakan Kim kemungkinan melihat hal ini sebagai "business as usual".

"Tes-tes ini memungkinkan Kim Jong Un untuk menunjukkan bahwa dia berpegang teguh pada kebijakan garis keras, yang memang sudah dibuatnya sejak Desember 2019," katanya.

Korut yang terisolasi secara politik dan ekonomi, telah mengonfirmasi nol kasus corona di negeri itu. Karantina dan penguncian terbatas sudah dilakukan sejak awal kasus merebak di China, Februari lalu. ***

PenulisR24/saut



Loading...
Loading...