riau24

Tak Cuma Dimaafkan, Asmadi Satpol PP Surabaya Yang Kasari Habib Umar Malah Diberi Hadiah Umroh Oleh Ustadz Kondang Ini

Sabtu, 23 Mei 2020 | 10:10 WIB
Asmadi meminta maaf kepada Habib Umar Assegaf Asmadi meminta maaf kepada Habib Umar Assegaf

RIAU24.COM -  Anggota Satpol PP Kota Surabaya, Asmadi yang sempat bentrok fisik denhan Habib Umar Assegaf  di cek point PSBB di exit tol Satelit Surabaya beberapa waktu lalu telah meminta maaf. Sambil menangis dan mencium tangan Habib Umar,  Asmadi mengakui kesalahan dan kekhilafannya. 

Nasib baik langsung menghampiri Asmadi, bukan hanya langsung dimaafkan Habib Umar,  ia juga mendapat hadiah Umroh dari seorang ustadz kondang. 

Baca Juga: Pengajuan SIKM Membludak, Tanda Banyak Warga Kurang Bijak

 

Hadiah umrah itu diberitahukan kepadanya dalam sebuah video call di Instagram bersama Ustad Ahmad Alhabsyi.

"Sebagai tanda rasa syukur saya sama Allah terjadinya islah, antum saya hadiahkan umrah," ujar Ahmad Alhabsyi dalam video tersebut, yang diposting akun Twitter @AisyahMutahar, Sabtu (23/5).

Penceramah kondang ini memastikan, Asmadi akan diberangkatkan umrah ke tanah suci Mekkah bersama dengan dirinya.

"Nanti insyaAllah berangkat bareng ana (saya). Mudah-mudahan jadi jalan hidayah buat antum dan semuanya," ujar Ahmad Alhabsyi.

Baca Juga: 500 TKA China Akan Tiba Dalam Waktu Dekat, Menko Marves : Untuk Percepat Progres Konstruksi

Lebih lanjut, Ahmad Alhabsyi menyatakan bahwa hadiah yang diberikan tersebut adalah bentuk cintanya kepada Habib Umar Assegaf. "Ini sebagai cinta ana kepada Habib Umar Assegaf," tambahnya seperti dilansir rmol. Id.

Seperti diketahui,  Asmadi,  anggota Satpol PP Surabaya ini sempat lepas kendali dengan memukul dan menedang Habib Umar di cek point PSBB di exit tol Satelit Surabaya beberapa waktu lalu. Aksi Asmadi yang bak seorang petarung MMA ini langsung menuai reaksi negatif.

Meski Habib Umar melanggar aturan PSBB,  namun sebagai aparat yang bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat,  mestinya Asmadi dapat menahan diri dan menggunakan cara yang lebih simpatik,  apalagi yang dihadapinya adalah seorang ulama sepuh.  ***

 

PenulisR24/saut



Loading...
Loading...