riau24

Menteri Luhut Ungkap Skenario New Normal Buat Industri Sedang Disiapkan, Apa Maksudnya?

Sabtu, 23 Mei 2020 | 22:20 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan Luhut Binsar Pandjaitan

RIAU24.COM -  

 

Indonesia saat ini masih berada dalam fase pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai upaya untuk mencegah wabah virus Corona. 

Sementara itu, informasi baru datang dari Menteri  Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. 

Baca Juga: Pengajuan SIKM Membludak, Tanda Banyak Warga Kurang Bijak

Diungkapkannya, pemerintah tengah menggodok skenario new normal untuk sektor industri. Hal ini merupakan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo (Widodo)
Tujuannya untuk  mempersiakan Indonesia masuk ke fase setelah penerapan PSBB. Bagaimana maksudnya?

"Jadi setiap industri harus membuat protokol-protokol kesehatannya lebih detail supaya aman," ungkap Luhut dalam sebuah wawancara bersama RRI dikutip detik, Sabtu 23 Mei 2020.

Ditambahkannya, berkemungkinan skenario new normal sektor industri ini bakal rampung setelah Lebaran. Lalu, dikoordinasikan kembali untuk menguji kesiapan Indonesia memasuki fase tersebut.

Namun saat ditanya  bagaimana nantinya skenario new normal sektor industri ini berjalan, Luhut malah mengaku belum bisa merincinya lebih jauh.

"Misalnya gini, mungkin selama ini ada 2 shift jadi 3 shift karena jaga jarak, jadi semua dipelajari sekarang," imbuhnya.

Baca Juga: 500 TKA China Akan Tiba Dalam Waktu Dekat, Menko Marves : Untuk Percepat Progres Konstruksi

Ditambahkannya lagi, skenario ini dibuat karena hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang bisa membasmi virus Corona, sehingga meski PSBB dilonggarkan, bukan berarti masyarakat bisa beraktivitas sebebas seperti sebelumnya. 

Ia mengatakan akan ada kebiasaan baru di tengah kehidupan normal yang baru nantinya.

"Itu mungkin saja terjadi seperti itu, tapi tidak akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Akan banyak terjadi perubahan, orang akan lebih senang pakai video call, karena efektif dan cost-nya lebih murah, orang nggak ada lagi cipika-cipiki, orang akan lebih banyak cuci tangan, orang akan lebih banyak pakai masker dan lebih jaga jarak. Jadi mungkin itu akan berubah," sebutnya. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...