riau24

Tak Hanya Salat Jumat Berjamaah, Salat Lima Waktu Pun Sudah Diizinkan di Masjid dan Musala

Jumat, 29 Mei 2020 | 17:17 WIB
Salat berjamaah di Masjid Ar-Rahman Salat berjamaah di Masjid Ar-Rahman

RIAU24.COM - PEKANBARU - Salat Jumat kembali digelar Pemko Pekanbaru di hari pertama New Normal atau tatanan kehidupan baru. Suhu seluruh jemaah yang salat Jumat dinyatakan masih normal di tengah kewaspadaan pandemi virus corona.

Baca Juga: Kunjungi Mapolda Riau, Pangdam I/BB : Ini Nostalgia Saya Dulu

Ketua Umum Masjid Paripurna Kota Pekanbaru M Noer usai salat Jumat di Masjid Agung Ar Rahman, Jumat (29/5/2020), mengatakan, pengurus Masjid Agung Ar Rahman telah menggelar pelaksanaan ibadah salat Jumat. Para jemaah melaksanakan salat Jumat sesuai yang diharapkan.

"Kami menerapkan protokol kesehatan terhadap pelaksanaan salat Jumat perdana sejak diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Pekanbaru. Kami menyiapkan fasilitas mencuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, dan tanda agar jemaah menjaga jarak," ungkapnya.

Pintu depan Masjid Ar Rahman ditutup. Jadi, jemaah masuk dari pintu samping di bagian kiri dan kanan. Selain salat jumat berjemaah Pemko Pekanbaru juga mengizinkan salat lima waktu berjemaah di masjid dan musala selama masa new normal saat ini.

Baca Juga: Satu Penambahan Kasus Positif Covid-19 Bekerja di Mal Pekanbaru

"Sebelum pelaksanaan salat Jumat, petugas kami mengukur suhu tubuh para jemaah. Namun, jemaah tidak ada yang dihalangi masuk karena suhu tubuh di bawah 38 derajat Celcius. Jadi, para jemaah menuruti yang telah kami sampaikan," ucap M Noer yang juga Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru.

Pantauan, jemaah cukup ramai melaksanakan salat Jumat di hari pertama New Normal. Aktivitas salat Jumat dilarang Pemko Pekanbaru karena menerapkan PSBB sejak 17 April lalu.

Saat New Normal ini, jemaah menerapkan protokol kesehatan. Sebelum berwudu, jemaah mencuci tangan dengan sabun.

Kemudian, jemaah antre untuk menjalani pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk. Selanjutnya, para jemaah duduk di tiap shaf dengan jarak yang diberi tanda oleh pihak masjid. 

Khatib hanya berceramah pendek. Saat salat, para jemaah tak merapatkan shaf.

Imam juga membacakan ayat-ayat pendek. Usai salat Jumat, pada jemaah yang sadar akan kesehatan kembali mencuci tangan dengan sabun di tempat wudu.

PenulisR24/put



Loading...
Loading...