riau24

Sempat Hina Jokowi Tahun 2018 Lalu, Remaja Ini Kembali Viral, Ini Sebabnya

Rabu, 01 Juli 2020 | 15:54 WIB
Remaja yang sempat hina Jokowi, kali ini viral lagi di media sosial karena terlibat perselisihan dengan satpam perumahan. Foto: int Remaja yang sempat hina Jokowi, kali ini viral lagi di media sosial karena terlibat perselisihan dengan satpam perumahan. Foto: int

RIAU24.COM -  Seorang pemuda di Kembangan, Jakarta Barat yang pernah viral di tahun 2018 lalu, karena menghina Presiden Joko Widodo, kini kembali membuah ulah. Kali ini, ia terekam dalam video tengah bersitegang dengan petugas keamanan kompleks dan videonya kembali viral.

Dalam video, terlihat remaja berkacamata itu berbicara arogan sambil menyilangkan tangan saat ditanyai oleh petugas keamanan. Petugas Bhabinkamtibmas kelurahan Kembangan Utara juga terlihat berada di lokasi.

"Itu orang rumah saya juga," kata remaja itu dengan nada arogan, dilansir viva, Rabu 1 Juli 2020.

Baca Juga: Klaim Tak Miliki Bukti Kuat Klaiennya Lakukan Penceraman Nama Baik, Denny Siregar Ancam Laporkan Balik Ustaz Ruslan

Namun mendengar jawaban itu, nada suara seorang pria yang ada di lokasi seperti terpancing dan menganggap sikap di remaja itu amat tidak sopan.

"Lu ngomongnya juga enggak sopan sama security manggilnya gue elu gitu panggilnya," kata seorang pria yang wajahnya tak terlihat di video.

Ketika dikonfirmasi terkait kejadian itu, Kapolsek Kembangan, Kompol Imam Irawan membenarkannya. Ia juga membenarkan. remaja dalam video itu adalah orang yang sama dengan remaja dtahun 2018 viral karena menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Dikatakannya, peristiwa itu terjadi di Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa, 30 Juni 2020 kira-kira pukul 19.00 WIB.

Baca Juga: Berlaku Di Bali, Pertamina Turunkan Harga Pertalite Jadi Rp6.450 per Liter

Imam menjelaskan, kejadian itu bermula ketika remaja itu yang tinggal di perumahan elite tersebut mengendarai mobil melewati jalan kompleks dan bersikap arogan kepada petugas keamanan. Remaja itu menggeber pedal gas mobilnya sehingga ditegur oleh petugas keamanan karena dianggap mengganggu ketertiban warga lainnya.

"Jadi pada saat melewati jalan kompleks, dia bersikap arogan kepada security dan ditegur oleh security kemudian terjadi keributan," ujar Imam.

Namun, kejadian itu tak berlanjut ke jalur hukum setelah keduanya dilerai oleh warga dan anggota Babinkamtibmas yang datang ke lokasi keributan itu. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...