riau24

Bengkalis Pintu Masuk Barang Illegal, Garis Pantai 450 KM, Sepanjang 2020 Sudah 8 Kasus

Kamis, 16 Juli 2020 | 11:36 WIB
FOTO: Kasatpolairud, AKP Rahmat Hidayat S.IK FOTO: Kasatpolairud, AKP Rahmat Hidayat S.IK

RIAU24.COM - BENGKALIS - Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Polairud AKP Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa perairan Bengkalis merupakan Jalur masuk penyeludupan barang illegal dari Malaysia.

Dalam hal itu, sejak Januari hingga Juli ini, Satuan Polisi Air dan Udara sudah menangani sebanyak 8 kasus perkara illegal. Pada tahun sebelumnya, Satpol Airud Bengkalis hanya menangani 9 kasus.

Baca Juga: Saat Deklarasi Kasmarni-Bagus, Ketua PKB Bengkalis Tak Hadir, Apakah PKB Akan Beralih Dukungan ?

"Sepanjang 2020 ini, sudah ada 8 kasus dibandingkan tahun sebelumnya hanya 9 kasus, kasus ini terhitung dari bulan Januari-Juli. Pelaku illegal saat akan masuk mereka melihat situasi dilapangan. Jika aman baru mereka masuk,"ungkap Kasat Polairud, AKP Rahmat Hidayat, Kamis 16 Juli 2020.

Menurut AKP Rahmat, untuk garis pantai wilayah Kabupaten Bengkalis, sepanjang sekitar 450 KM. Diakui AKP Rahmat lagi dalam penanganan pelaku illegal ini, Polair masih kekurangan personil dilapangan.

Baca Juga: Agar Anak Anak Bisa Belajar, Suwitno Pranolo Warga Pakning, Bengkalis Gratiskan WiFi Dirumahnya

"Semua tempat ini, memang susah mengontrolnya, karena banyak sungai sungai kecilnya. Apalagi kita kekurangan personil dilapangan,"ujarnya.

 

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...