riau24

Mengaku Nabi, Terdakwa Penistaan Agama Tewas Ditembak di Pengadilan Pakistan

Minggu, 02 Agustus 2020 | 12:44 WIB
Mengaku Nabi, Terdakwa Penistaan Agama Tewas Ditembak di Pengadilan Pakistan (foto/int) Mengaku Nabi, Terdakwa Penistaan Agama Tewas Ditembak di Pengadilan Pakistan (foto/int)

RIAU24.COM - Kejadian tak terduga dialami Tahir Ahmed Naseem, seorang warga negara Amerika Serikat (AS). Tahir diadili di pengadilan Pakistan atas tuduhan penistaan agama.

Dilansir dari okezone, Tahir (47) tewas saat muncul di pengadilan Pakistan pada Rabu (29/7/2020) di kota barat laut Peshawar. Gara-gara seorang masyarakat masuk ruang sidang dan menembak Tahir di depan hakim. Pelaku penembakan ditangkap di tempat kejadian.

Baca Juga: Mengerikan, Gadis 6 Tahun Tersedak Dan Hampir Mati Setelah Masker Wajah Ditemukan Di Dalam Nugget Ayam di McDonald's



Sebagai informasi Naseem diadili atas tuduhan penistaan agama karena mengaku sebagai nabi. Hal itu dianggap kejahatan dan bisa dihukum mati atau penjara seumur hidup berdasarkan hukum pidana Pakistan.

Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan pernyataan bahwa para pejabat "terkejut, sedih, dan marah" dengan kematian Naseem. Pernyataan itu menyebut bahwa Naseem telah "dibujuk ke Pakistan dari rumahnya di Illinois oleh orang-orang yang kemudian menggunakan hukum penistaan agama Pakistan untuk menjebaknya".

Pernyataan itu tak menawarkan detail lebih lanjut. Naseem sudah menerima bantuan konsuler sejak penangkapannya pada 2018.

"Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga Tahir Naseem, warga Amerika yang tewas hari ini di dalam ruang sidang di Pakistan," sebut Biro Negara Urusan Selatan dan Tengah di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dalam sebuah pernyataan terpisah sebagaimana dilansir CNN.

Baca Juga: Laporan Mengklaim Jika Ledakan Beirut Memiliki Intensitas 20 Persen Dari Ledakan Bom Atom di Hiroshima

"Kami mendesak Pakistan untuk mengambil tindakan segera dan mengejar reformasi yang akan mencegah tragedi memalukan seperti itu terjadi lagi," ujar pernyataan itu.

Menurut juru bicara (Jubir) kepolisian Peshawar, tersangka pembunuh sebelum melepaskan tembakan menyebut Naseem, warga Amerika yang mrngaku nabi itu adalah "musuh agama" dan layak dibunuh.

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...