riau24

Soal Penyaluran Gas Elpiji 3 Kg, Disdagperin Akan Melakukan Pemetaan

Minggu, 02 Agustus 2020 | 20:15 WIB
FOTO: Indra Gunawan FOTO: Indra Gunawan

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Dalam upaya menekan kelangkaan dan dugaan permainan harga jual serta peyalurannya Gas Elpiji kepada masyarakat yang tidak tepat sasaran.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdag) Kabupaten Bengkalis melakukan pemetaan pengguna gas elpiji berukuran 3 kilogram atau gas melon bersubsidi.

Baca Juga: Dua Pelaku Sabu 19 Kg Divonis Mati PN Bengkalis, Sedangkan JPU Hanya Tuntut 20 Tahun

Pemetaan tersebut, akan disesuaikan antara kuota dan jumlah penerima perdesa, kelurahan, dimana pangkalan dan di mana masyarakat akan mengambil jatah elpiji subsidi itu.

Selanjutnya, penggunanya atau penerima akan diberikan kartu kendali. Hal tersebut dikatakan Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, Indra Gunawan baru baru ini.

Baca Juga: Ditimbun, Satpolairud Polres Bengkalis Musnahkan 600 Kampit Gula Pasir Tanpa Label Halal

Indra menjelaskan, bahwa pendataan dan pemetaan yang akan dilakukan, bersumber dari data sejumlah perangkat daerah (PD) terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pertanian atau Dinas Perikanan.

"Kita berharap prosesnya segera selesai, sekarang pendataan atau kompilasi data dengan PD terkait. Di sanakan sudah ada kriterianya, kita hanya menerima data itu. Kemudian akan kita rembukkan dengan pihak lurah, kepala desa, dan camat,"ucapnya.

"Jadi, kita tidak menentukan kriterianya atau menentukan orangnya lagi, hanya menerima data kemudian dicocokkan, memilah-milah, lalu mengarahkan pengguna gas subsidi tersebut dibekali dengan kartu kendali,"pungkasnya.

 

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...