riau24 Status Kepegawaian Terancam, Jika PNS dan CPNS Tak Ikut e-PUPNS | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Status Kepegawaian Terancam, Jika PNS dan CPNS Tak Ikut e-PUPNS

0
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau, Asrizal
Berita Riau -  Status Kepegawaian Terancam, Jika PNS dan CPNS Tak Ikut e-PUPNS

Pekanbaru-Riau24.com-Pemerintah Indonesia melalui Badan Kepegawaian Negeri (BKN) melakukan pendataan ulang bagi seluruh PNS dalam program Pendataan Ulang PNS (PUPNS) mulai tanggal 1 September-hingga 31 Desember 2015.

Saat ini ada sosialisasi ke seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) di tanah air. Dan kalau pegawai ini tidak melakukan e-PUPNS, maka dapat diragukan dan dapat terancam akan status kepegawaian. Maka diwajibkan untuk melakukan pendataan ulang. Baik bagi CPNS maupun PNS.

Program dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan pegawai tersebut. Sehingga akan terdata dengan baik PNS maupun CPNS yang 'bekerja' dilingkungan Pemda tersebut. Sehingga ini menjadi acuan pemerintah dalam menata kepegawaian pada suatu daerah.

Begitu juga bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang bertujuan . untuk memutakhirkan data CPNS dan PNS. "Saat ini Pemerintah melalui BKN melakukan e-PUPNS. Kalau di Riau, telah dilakukan sosialisasi terhitung pertanggal 1-31 Agustus 2015 lalu," sebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Asrizal, Selasa (01/09/2015).

Ia mengatakan, jikalau CPNS dan PNS itu tidak mentaati program ini, tentu statusnya sebagai pegawai patut dipertanyakan.

Pada kesempatan itu, Asrizal juga mengatakan, sosialisasi dilakukan terhadap seluruh SKPD dengan harapan bisa diketahui legalitas pegawai itu di instansi masing-masing. "Untuk ini, ada petugas BKPPD Riau melakukan sosialisasi di setiap instansi di lingkungan Pemprov Riau," ujar mantan Sekdis Riau ini.

Asrizal menambahkan, sesuai data yang ada di BKPPD Riau, ada 8.096 orang pegawai tersebar di SKPD. “Jika nanti, ditemui pegawai yang ada di Pemprov Riau yang tidak sesuai dengan data yang ada. Itu akan ditertibkan,” katanya. R24/dai

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru