riau24 Disdik Liburkan Sekolah di Wilayah yang Terkena Kabut Asap | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Disdik Liburkan Sekolah di Wilayah yang Terkena Kabut Asap

0
Kadis Pendidikan Kota Pekanbaru, Prof. Dr. Zulfadil
Berita Riau -  Disdik Liburkan Sekolah di Wilayah yang Terkena Kabut Asap

Pekanbaru-Riau24.com-Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru sudah menginstruksikan untuk meliburkan murid yang sekolahnya berlokasi di wilayah kabut asap yang tebal. Instruksi ini sudah diberikan langsung kepada seluruh kepala sekolah di Pekanbaru.

"Yang lokasi sekolahnya mengalami penurunan kualitas udara agar meliburkan muridnya. Kebijakan ini parsial, sudah saya sampaikan kepada seluruh kepala sekolah di Pekanbaru untuk menilai perkembangan kualitas udara tiap harinya lalu mengambil keputusan," ungkap Kadisdik Pekanbaru, Prof. Zulfadil, Selasa (01/09/2015) siang.

Menurut Zulfadil pihaknya baru hari ini mulai meliburkan beberapa sekolah di wilayah itu. Karena kondisi udara semakin memburuk kualitasnya. Itupun setelah sempat ada yang datang ke sekolah lalu dipulangkan akibat kabut asap semakin tebal. "Kemaren Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Pekanbaru masih sedang kami belum meliburkan," urainya.

Karena, terang Zulpadil, untuk meliburkan sekolah harus ada dasar ukuran ISPU yang berada pada kualitas tidak sehat. "Jadi kebijakan lanjutan itu berada di tangan para kepala sekolah menyesuaikan kondisi udara di lokasi sekolah masing-masing," tuturnya.

Berbicara sekolah yang sudah mulai libur dan dipulangkan pada hari Selasa, ada beberapa sekolah yang terdapat di wilayah Kecamatan Tampan, sebahagian Payung Sekaki dan Rumbai.

Demikian juga bagi kecamatan lainnya yang memang dihari mendatang akan tertimpa kabut asap lebih pekat bisa meliburkan anak murid mereka. "Yang dilburkan khususnya PAUD, TK dan SD hingga kelas III," ujarnya.

Berdasarkan pengamatan pada hari ini ada beberapa sekolah yang murid PAUD dan TKnya dipulangkan untuk diliburkan, akibat kabut asap yang menebal. Diantarannya beberapa sekolah di Rumbai, Tampan, dan bahkan Kecamatan Sukajadi.

Yanti, salah seorang wali murid TK AL Iklas Jalan Teratai, mengakui anaknya dipulangkan untuk diliburkan selama dua hari kedepan. "Katanya karena kabut asap anak saya libur dua hari," ujar Yanti.
Wali Kota Pekanbaru, Firdaus membenarkan kebijakan meliburkan sekolah tersebut dikarenakan kualitas udara Pekanbaru semakin tidak sehat khususnya di daerah pinggiran. Firdaus juga menghimbau agar para orang tua menjaga aktifitas anak mereka tidak di luar ruangan."Anak-anak dan lansia dilarang keluar rumah kalau tidak perlu benar,"ujarnya.

Selain itu Firdaus juga menghimbau agar masyarakat tidak membakar sampah, apalagi lahan. Demikian juga bagi perokok agar tidak membuang puntung sembarangan. Karena cuaca ekstrim dengan suhu yang panas sangat mudah memicu kebakaran. R24/mrd
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru