riau24 Krisiskah Indonesia? | Berita Riau
Kamis, 21 Juni 2018

Krisiskah Indonesia?

4
Sedangkan kekuatan modal perbankan saat ini juga cukup tinggi jika dibandingkan saat krisis 1998 lalu.
Berita Riau -  Krisiskah Indonesia?
Jakarta, Riau24.com- Jika ditengok, posisi nilai tukar rupiah saat ini hampir sama dengan posisi nilai tukar rupiah saat krisis di 1998 lalu. Lalu, apakah Indonesia saat ini berpotensi krisis seperti 1998 lalu?

Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro mengungkapkan tekanan kurs rupiah terjadi akibat penguatan dolar AS. Penurunan nilai tukar juga terjadi di seluruh mata uang dunia. Kondisi ini berbeda pada saat krisis 1997-1998, nilai tukar rupiah melemah sendiri terhadap dolar AS. Dia menjelaskan, inflasi ketika krisis pun meningkat tajam.

"Ini sangat beda sekali fundamentalnya, jadi tidak ada indikasi akan krisis, karena beda kondisi sekarang aman terkendali seperti inflasi. Kondisi 2008, inflasi luar biasa naik, pertumbuhan negatif sampai 14 persen, sedangkan sekarang aman meski melambat," tegas dia.
Penyebab krisis 1998 lalu juga berbeda dengan kondisi saat ini. Ryan menyebutkan, penyebab krisis di 1998 multi dimensi. “Saat itu kita krisis moneter, krisis perbankan, krisis ekonomi dan krisis politik,” tuturnya. Sehingga, secara ekonomi, tingkat kerusakan yang diakibatkan sangat luar biasa.

Indikator-indikator di 1998 lalu, kekuatan perbankan rentan. Rasio kecukupan modal bank negatif sehingga pemerintah dengan Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan rekapitalisasi perbankan dengan total nilai Rp 640 triliun. Selain itu, pertumbuhan ekonomi di saat itu juga minus 13,7 persen sehingga artinya tidak ada pergerakan apapun di ekonomi nasional.

Angka inflasi di saat pemerintahan Presiden Soeharto tersebut juga cukup mencengangkan yaitu hingga 71 persen yang menyebabkan suku bunga deposito berjalan sampai mendekati angka 55 persen.

Kondisi tersebut jauh berbeda dengan saat ini. Saat ini, Indonesia masi h bisa membukukan pertumbuhan ekonomi 4,7 persen, meskipun pertumbuhan ekonomi tersebut mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat di atas 5 persen.
Sedangkan kekuatan modal perbankan saat ini juga cukup tinggi jika dibandingkan saat krisis 1998 lalu. Saat ini rasio kecukupan modal perbankan berada di atas 20 persen.

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Wiegmens
Selasa, 22 Mei 2018 08:33 wib
MAU GANDAKAN DUIT HANYA DENGAN 10rb RUPIAH?? DISINILAH TEMPATNYA DI P`0`K`E`R`V`1`T`A .com KEPUASAN MEMBER ADALAH PRIORITAS KAMI PROSES TERCEPAT. TERMUDAH dan TERPERCAYA. jadilah JUTAWAN di www..POKERVIRA.,com. Ayo Join Sekarang. Dan Daftarkan diri anda sekarang.. Hubungi Kami : Contact Us Person : ? LIVECHAT P`0`K`E`R`V`1`T`A .com ? BBM : D88B0154
S1288poker
Sabtu, 05 Mei 2018 01:20 wib
Main Games sambil cari Rupiah ?? Caranya gampang kok.. Gabung aja bersama Agen Poker S1288POKER !! Segera jadikan S1288POKER sebagai Agen Poker Pilihan Anda. Minimal Deposit SUPER MURAH Rp.10.000,- Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di : BBM : 7AC8D76B WA : 087782869981
Wiegmens
Senin, 19 Maret 2018 20:22 wib
OT PROMO DARI P`0`K`E`R`V`1`T`A untuk para member kami : * B0nus Referral 15% Seumur Hidup * Bonus Turn0ver 0,5% * NO ROBOT & ADMIN * 100% Fair Play Member Vs Member * Proses Withdraw & Deposit Tercepat * Customer Service yang baik dan ramah Contact Us Person : ? LIVECHAT P`0`K`E`R`V`1`T`A .com ? BBM : D88B0154
Nelivera
Selasa, 24 Oktober 2017 18:32 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/n3D2ScX.jpg
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru