riau24 Alfamart dan Indomaret Jual Bebas Alat Kontrasepsi | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Alfamart dan Indomaret Jual Bebas Alat Kontrasepsi

3
Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian memperlihatkan kotak kemasan kondom yang dipajang di etalase minimarket
Berita Riau -  Alfamart dan Indomaret Jual Bebas Alat Kontrasepsi
Pekanbaru-Riau24.com-Alat kontraspesi bukanlah barang yang diizinkan untuk dijual bebas di minimarket, untuk itu tidaklah etis jika minimarket memajang bahkan menjualnya secara bebas. Tetapi di dua minimarket, Alfamart dan Indomaret alat kontrasepsi tersebut berupa kondom terpajang dengan bebas di etalase kedua toko ini.

Tindakan keterlaluan Alfamart dan Indomaret yang berpotensi mendorong seks bebas di kalangan remaja ini ditanggapi serius oleh Walikota Pekanbaru Firdaus. Firdaus sudah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru melakukan pemantauan ke lapangan.

"Walikota menginstruksikan kepada kita untuk memantau minimarket dan swalayan yang menjual alat kontrasepsi secara terbuka. Ternyata benar, kita temukan minimarket memajang kondom secara terbuka di etalase," kata Kasatpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Selasa (1/9/2015).

Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru mengaku sudah menegur Alfamart dan Indomaret yang menjual kondom secara terbuka.

"Mereka ini (Alfamart dan Indomaret, red) menjual alat kontrasepsi jenis kondom itu secara terbuka, dengan meletakkan kondom pada etalase yang terbuka di depan kasir, sehingga mudah dilihat anak-anak di bawah umur ketika melakukan transaksi," kata Kabid Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Disperindag Pekanbaru Eddy Fahmi.


Ia juga meminta manajemen kedua ritel tersebut untuk meletakkan alat kontrasepsi di bagian terpisah, yang tidak mudah terlihat.

Eddy mengimbau pelaku usaha turut serta menjaga moral generasi penerus bangsa, dengan tidak menjual kondom secara bebas dan terbuka.

Sementara anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Roem Diana Dewi, mengingatkan, meskipun belum ada Perda khusus soal penjualan kondom, namun para pedagang jangan sembarangan memajang kondom. "Setahu saya tidak ada Perda atau aturan yang melarang minimarket dan supermarket menjual kondom. Kalau dilarang berarti itu melanggar HAM. Yang perlu dilakukan Disperindag adalah memperketat pengawasan. Jangan sampai anak-anak usia sekolah bisa membelinya," ujarnya.

Dewi juga meminta Disperindag dan Diskes membuat program bersama untuk mensosialisasikan dampak negatif penggunaan alat kontrasepsi tersebut. "Dengan mudahnya memperoleh kondom, jelas akan merusak generasi muda, karena terjadinya seks bebas," pungkasnya. R24/mrd

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Bagonk
Kamis, 03 September 2015 10:12 wib
Walau dijual bebas, saya tetap tak mampu beli
Agg dprd
Kamis, 03 September 2015 10:09 wib
Libas saja!! Kan belum ada perda
Bu ani
Kamis, 03 September 2015 10:06 wib
Kalo gk dijual bebas.. banyaklah anak ambo
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru