riau24 Tak Perlu Repot Menebar Pakan, Ini Ciptaan Anak SMA | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Tak Perlu Repot Menebar Pakan, Ini Ciptaan Anak SMA

0
Wicaksono dan Rafif (Foto: dok. pribadi)
Berita Riau -  Tak Perlu Repot Menebar Pakan, Ini Ciptaan Anak SMA
Jakarta,Riau24.com - Biasanya memberi makan ikan di tambak itu manual dengan cara disebar menggunakan tangan. Namun dua siswa SMAN 1 Gresik ini membuat kegiatan memberi makan ikan menjadi tak biasa. Memberi makan ikan di tambak yang besar menjadi lebih mudah, tanpa capek.

Alat ini bernama Terecy (Automatic Fish Feeder With Remote Control Technology) yang juga disebut teknologi tepat guna serta ramah lingkungan untuk efisiensi kerja petani tambak. Penemunya adalah Muhammad Wicaksono dan Rafif Nova Riantama yang menjadi pemenang harapan pertama National Young Inventors Award (NYIA) ke-8 Tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
 

Penemuan ini berawal saat Wicaksono melihat petani tambak di sekitar rumahnya di Gresik, Jawa Timur berkurang karena banyak yang beralih profesi menjadi pegawai pabrik atau kerja serabutan yang dianggap lebih mudah dari pada menjadi petani tambak.

"Dari situ akhirnya kita berpikir untuk membuat alat itu. Sistem kerjanya gampang hanya tinggal setting timernya dan jumlah pakannya saja nanti jalan sendiri," ucap Wicaksono saat berbincang dengan detikcom, Rabu (2/9/2015).

"Kalau menggunakan tenaga manusia tidak efisien dan efektif. Kalau pakai alat kami, bisa pastikan misalnya satu kilo pakan itu pasti yang keluar satu kilo tidak seperti takaran tangan yang tidak pasti," tambahnya.

Alat ini terdiri dari sejumlah komponen yakni galon air isi ulang sebagai tempat menyimpan pakan, kontroler sebagai "otak" yang akan menentukan kapan dan berapa banyak pakan akan disebar, panel surya sebagai sumber energi alat, remote untuk mengatur timer dan jumlah pakan yang diinginkan petani tambak, pipa sebagai dasar pijakan alat di atas tambak dan ada juga kontroler penggerak alat pakannya.

"Jadi nanti petani tambak tinggal pencet remote untuk mengatur kapan pakan akan disebarkan dan jumlah pakannya. Alatnya itu ditaruh di tengah tambak sehingga kalau sudah habis bisa dipindahkan ke pinggir tambak, pakai baling-baling dan dinamo," paparnya.

Keunggulan alat ini menurut Wicaksono adalah penggunaan panel surya sebagai sumber energi yang sangat ramah lingkungan, sistem spray dalam penyebaran pakan sehingga bisa menjangkau luas dan merata di seluruh tambak dan fleksibel mudah dipindah.

"Jangkauan sebaran pakan juga bisa sampai 6 meter, jadi mempermudah pekerjaan petani tambak dan bisa meningkatkan pendapatan," ucap siswa kelas VII ini.

Kelebihan lainnya adalah meski menggunakan panel surya, alat ini tetap bisa memberi pakan ikan pada malam hari. Caranya adalah dengan menyimpan energi dalam baterai yang terpasang di alat tersebut.

"Kita ada yang namanya safe energy di baterai untuk malam hari," katanya.

Saat pameran beberapa waktu lalu di LIPI, temuan ini mendapat respons positif. Banyak yang bertanya soal harga dan keunggulan produk ini.

"Respons mereka sangat welcome karena bisa mempermudah pekerjaan. Mungkin kalau di rumah ada kolam maka dengan alat ini bisa bekerja otomatis untuk memberi makan ikan," ujar Wicaksono.

Modal untuk riset alat ini, Wicaksono dan Rafif menghabiskan dana Rp 2,5 juta untuk membeli perangkat elektronik dan panel surya. Temuan ini juga masih terus dikembangkan.

"Saat ini masih riset dulu, kita fokus untuk ukuran alatnya dulu. Masih rancang bangun jadi perlu mengkonsep ulang," tutupnya.
 
 Wicaksono dan Rafif saat pameran (Foto: Dokumen pribadi)

 R24/Detik/Noe

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru