riau24 Terrafugia TF-X, mobil terbang super | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Terrafugia TF-X, mobil terbang super

0
Terrafugia
Berita Riau -  Terrafugia TF-X, mobil terbang super

Riau24.com- Inilah Terrafugia TF-X, jawaban dari semua doa yang dipanjatkan mereka yang menantikan mobil-pesawat. Kendaraan yang dirancang perusahaan Terrafugia asal Boston, Amerika Serikat, ini ialah moda transportasi masa depan yang tidak tergantung oleh jalanan dan landasan pacu.

TF-X, yang bakal berpenumpang empat orang, mampu lepas landas tegak lurus sehingga tidak memerlukan landasan pacu. Jika sayapnya ditekuk, kendaraan itu akan muat di dalam garasi berukuran satu mobil.
 

 

Tenaganya berasal dari energi listrik yang digabungkan dengan mesin berkekuatan 300 brake horse power berbahan bakar bensin. Dorongan saat mengangkasa dihasillkan dari kipas di bagian belakang dan baling-baling di ujung kedua sayap.

Belum diketahui seberapa cepat TF-X saat meluncur di jalan. Akan tetapi, ketika melesat di udara, kendaraan ini mampu mencapai kecepatan 321 kilometer per jam untuk jarak sejauh 800 kilometer. Artinya, Anda bisa memakai kendaraan ini untuk bepergian dari London ke Jenewa (atau Jakarta ke Surabaya) di bawah tiga jam dan sekali jalan. Begitulah bayangan masa depan yang senantiasa dibayangkan.

Tapi, tunggu dulu. Ada sejumlah masalah kecil dengan TF-X. Kendaraan itu sama sekali belum diproduksi.

Terrafugia mengakui bahwa untuk bisa mewujudkan mobil-pesawat adalah proses yang bisa memakan waktu 8-12 tahun. Dengan demikian, kendaraan ini baru akan ada pertengahan dekade mendatang.

 

Belum seberapa jelas harga yang harus dibayar untuk memperoleh TF-X. Namun, Terrafugia mengindikasikan bahwa harganya ‘bisa jadi setara dengan mobil paling mewah saat ini’. Meski demikian, betapapun mahal harga TF-X, apakah Bugatti Veyron bisa menghindari kemacetan dengan cara melompat?

Masalah lain seputar pembuatan TF-X ialah soal keselamatan dan undang-undang. Kedua isu ini memainkan peranan signifikan dalam upaya pembuatan mobil terbang pada masa sebelumnya.


Terrafugia mengklaim bahwa ‘secara statistic TF-X ‘seharusnya lebih aman ketimbang mengendarai kendaraan modern’. Lalu, belajar mengemudikan TF-X hanya memerlukan lima jam latihan.

Hal ini bisa terwujud berkat sistem otopilot yang canggih. Begitu mengudara, TF-X akan terbang sendiri, walau pengendara bisa mengambil alih kendali. TX-X juga bisa mendarat otomatis tanpa campur tangan manusia.

Jika ada suatu insiden, TF-X bisa mengeluarkan parasut yang mampu menahan bobot sebuah mobil.

Secara teori, gagasan TF-X tampak tiada cacat. Namun, mencoba meyakinkan khalayak umum dan pembuat undang-undang bahwa menerbangkan mobil-pesawat pribadi benar-benar aman akan menjadi tantangan di masa depan.

R24/bbcindonesia/Noe 


 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru