riau24 Mega Proyek Listrik 35.000 MW Jokowi Bisa Serap 3,6 Juta Tenaga Kerja | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Mega Proyek Listrik 35.000 MW Jokowi Bisa Serap 3,6 Juta Tenaga Kerja

1
Berita Riau -  Mega Proyek Listrik 35.000 MW Jokowi Bisa Serap 3,6 Juta Tenaga Kerja
Jakarta, Riau24.com -Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) dalam 5 tahun ke depan. Proyek ini akan melibatkan 3,6 juta tenaga kerja.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, proyek 35.000 MW ini akan menggerakan perekonomian Indonesia, salah satunya dari penyerapan tenaga kerja.

"Proyek 35.000 MW ini akan melibatkan sekitar 650.000 tenaga kerja langsung (operasional pembangkit), dan 3 juta tenaga kerja tak langsung (pembangunan dan konstruksi pembangkit)," kata Sudirman kepadadetikFinance, Kamis (3/9/2015).

Sudirman mengatakan, ini belum termasuk bergeraknya industri dalam negeri mulai dari industri kabel, travo, gardu listrik dan lainnya.

"Dari kebutuhan capex Rp 1.189 triliun yang digunakan untuk bangun pembangkit listrik,gardu induk, travo, transmisi dan lainnya, Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai sekitar 40%," katanya.

Proyek 35.000 MW itu terdiri dari 291 pembangkit, 732 transmisi (75.000 set tower), 1.375 unit gardu induk, 301.300 km konduktor almunium, 2.600 set travo, 3,5 juta ton baja.

Sebelumnya Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM Jarman memastikan, proyek 35.000 MW akan didominasi oleh pekerja Indonesia, saat mega proyek tersebut banyak digarap oleh investor swasta termasuk investor asing.

Namun, tenaga kerja asing tetap ada, namun hanya mereka yang memiliki keterampilan khusus dan sudah tersertifikasi. Bila kapabilitas pekerja asing tersebut tidak memenuhi persyaratan yang telah digariskan, maka pekerja asing tersebut tidak bisa bekerja di Indonesia.

"Operator itu harus dapat sertifikat izin dari Indonesia. Tidak bisa dia sembarangan," kata Jarman, saat ditemui di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Selain itu, pihaknya hanya memberikan rekomendasi izin kerja untuk tenaga kerja asing yang memiliki keahlian tinggi dan masih langka di Indonesia. Bila masih ada pekerja Indonesia yang bisa mengisi posisi yang dibutuhkan, maka perusahaan yang mengelola pembangkit listrik tak boleh merekrut pekerja asing.

"Kita hanya memberikan rekomendasi kepada tenaga ahli yang jumlahnya masih kurang di Indonesia. Kalau bukan tenaga ahli, atau sudah banyak di Indonesia, nggak boleh masuk," tandasnya.

R24/detik/Noe 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 24 Oktober 2017 18:33 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/n3D2ScX.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru